Pekanbaru (Kemenag). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Syahrul
Mauludi, mengikuti rapat koordinasi persiapan Penilaian Mandiri Pembangunan
Zona Integritas (PMP-ZI) Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya
implementasi reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama, khususnya
melalui pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Rapat tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Selasa
(30/09/2025).
Rapat koordinasi ini digelar oleh Kanwil Kemenag
ProvinsI Riau, dengan dihadiri oleh Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Riau Muliardi,
Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Riau Rahmat Suhadi, serta jajaran pegawai
Kanwil lainnya. Semetara itu, mengikuti rapat koordinasi dan sosialisasi
bersama dengan Ka.Kankemenag yakni Analis Kepegawaian Muhammad Faisal, staf
Kepegawaian, Fajrul Falah Arrazi, dan staf Pendidikan Madrasah Marianti.
Dalam arahannya, Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Riau menyampaikan bahwa,
kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam
mewujudkan gerakan “One Year, One Kanwil,
One WBK”, sebuah gerakan nasional yang diinisiasi Kementerian Agama
untuk mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan,
dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Kakankemenag Kota
Pekanbaru siap mendukung dengan penuh dan akan melakukan koordinasi dalam
menyukseskan implementasi Zona Integritas khususnya di Kemenag Kota Pekanbaru.
Lebih lanjut, rapat koordinasi ini
juga membahas strategi dan langkah teknis dalam pelaksanaan PMP-ZI, termasuk
penguatan enam area perubahan yang menjadi indikator utama, yakni: manajemen
perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan
akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya persiapan yang matang, Kemenag
Kota Pekanbaru optimis dapat berkontribusi aktif dalam pencapaian target
pembangunan Zona Integritas menuju WBK. Hal ini sejalan dengan semangat
transformasi layanan yang terus digelorakan Kementerian Agama.