Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon, membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi/Workshop Aplikasi Srikandi yang diikuti oleh seluruh Kepala KUA dan Kepala Madrasah Negeri beserta operator masing-masing. Kegiatan berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Kuansing, pada Selasa (28/10/2025).
Dalam sambutannya, Suhelmon menjelaskan bahwa Srikandi merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, yang diluncurkan oleh Kementerian PANRB pada tahun 2020 sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan. Menurutnya, penerapan Srikandi sejalan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam tata kelola administrasi surat-menyurat di lingkungan Kemenag.
“Sejak tahun 2021, saya sudah menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) saat masih menjabat sebagai Kepala MAN 1 Kuansing. Kini melalui Srikandi, proses administrasi semakin mudah dan terdokumentasi dengan baik. Efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas ini harus kita lanjutkan bersama,” ujar Suhelmon.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan materi dan praktik penggunaan aplikasi Srikandi yang dibimbing langsung oleh Pranata Komputer Kemenag Kuansing, Della Herli Rahman. Peserta dikenalkan mulai dari pengoperasian awal aplikasi, pembuatan surat, hingga proses pengiriman dan penandatanganan elektronik oleh atasan.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kuansing berharap seluruh satuan kerja dan unit kerja di bawahnya dapat mengimplementasikan Srikandi secara optimal, sehingga pengelolaan arsip dan surat menyurat menjadi lebih cepat, transparan, dan terintegrasi dengan sistem pemerintah pusat.