Kuansing (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menggelar rapat persiapan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 tahun 2025 pada Kamis (20/11/2025), di Aula Kantor Kemenag Kuansing. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti 38 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari jenjang TK hingga SMA/SMK. Rapat ini digelar untuk mematangkan persiapan teknis sekaligus memperkuat pemahaman peserta terkait pelaksanaan PPG.
Dalam rapat tersebut, para peserta yang terdiri dari guru PPPK dan Non PNS menerima arahan langsung dari Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam, Burdianto. Ia menegaskan pentingnya kesiapan mental dan administrasi sebelum memasuki proses PPG. Kegiatan ini diselenggarakan oleh panitia dari Seksi PAPKIS Kemenag Kuansing yang memastikan kegiatan berjalan efektif.
Burdianto mengingatkan bahwa PPG bukan sekadar formalitas, namun proses profesional yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh. โPPG ini mudah, tapi jangan dipermudah,โ tegasnya saat memberikan arahan kepada seluruh peserta. Menurutnya, sikap disiplin dan komitmen menjadi penentu keberhasilan seorang guru dalam menyelesaikan program tersebut.
Selain membahas teknis PPG, rapat juga diisi dengan materi pembinaan karakter sebagai bagian dari penguatan kompetensi guru PAI. Burdianto menekankan pentingnya nilai-nilai integritas dan keteladanan dalam proses pembelajaran. Ia menyebut karakter guru adalah fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah.
Burdianto juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pembelajaran agama di sekolah. Ia mendorong guru PAI untuk menghadirkan metode pengajaran yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Menurutnya, inovasi bukan hanya pilihan, tetapi kebutuhan agar pembelajaran tetap menarik dan memberikan dampak nyata bagi siswa.
Dalam kesempatan yang sama, Burdianto mengingatkan kembali Keputusan Bupati Kuantan Singingi tentang ketuntasan baca Al-Qurโan bagi seluruh peserta didik. Ia menyampaikan bahwa guru PAI memiliki peran strategis untuk memastikan kebijakan tersebut terlaksana. โIni tanggung jawab kita bersama. Guru PAI harus memberi perhatian penuh agar target ketuntasan benar-benar tercapai,โ ujarnya.
Rapat ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif di antara peserta. Para guru menyampaikan berbagai kendala serta masukan terkait pelaksanaan PPG maupun pembelajaran di sekolah. Burdianto mengapresiasi antusiasme peserta dan menyampaikan terima kasih atas kesiapan mereka mengikuti PPG Batch 4. Ia berharap seluruh peserta dapat mengambil manfaat maksimal dan siap menjalani proses PPG dengan baik. (YZG)