Kuansing (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan turut berpartisipasi dalam Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Aksi penghijauan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi ini berlangsung pada Selasa, 22 April 2025 yang bertepatan dengan peringatan hati Bumi ke-55 Tahun 2025.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi berpartisipasi dengan menanam sebanyak 1.840 Bibit Pohon Matoa yang ditanam pada 108 titik lokasi di 15 Kabupaten Kuantan Singingi.
“Pemilihan Pohon Matoa sebagai simbol gerakan ini bukan tanpa alasan. Matoa adalah tanaman endemik dari Papua yang memiliki nilai ekologis, sosial dan budaya,” jelas Kepala Subbag Tata Usaha, Bakhtiar Shaleh.
“Gerakan ini membawa pesan penting yakni menjaga bumi bisa dimulai dari menjaga dan menanam tanaman lokal yang sarat manfaat. Pendekatan ini selaras dengan konsep ekoteologi, yakni pandangan religius terhadap pelestarian lingkungan,” tambahnya.
Sebagai tambahan informasi, Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa ini merupakan bagian dari Program Ekoteologi yang menjadi salah satu Asta Program Prioritas (Protas) Kementerian Agama Republik Indonesia periode 2025-2029.
Turut hadir mengikuti kegiatan Asisten II Setda H. Maisir Ali, Ketua PA, Genius Virades, Ketua MUI Bakhtiar Shaleh, Ketua FKUB H. Armadis, Sekretaris PD Muhammadiyah H. Burdianto, Ketua Rais Am PC NU Kuantan Singingi KH. Muzakir, Ketua Agama Budha (Permabudhi) Subejo Aris Wadoyo, Ketua PGI Singal Sinaga, Pimpinan BSI Teluk Kuantan Helfi.
Antusiasme seluruh tamu yang hadir dalam kegiatan ini terlihat dari semangat mereka mengikuti proses penanaman, mendokumentasikan momen tersebut hingga berdiskusi tentang Program Penanaman 1 Juta Pohon Matoa yang diinisiasi oleh Kemenag RI. (Gs)