Kemenag Kuansing Terima Kunjungan Santri Baru Ponpes KH. Ahmad Dahlan.
Ringkasan:
Kuansing (Humas) - Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kuansing, Jum'at 5/7, Kantor Kemenag Kuansing mendapat kunjungan dari Santri/wati MA Ponpes KH. Ahmad Dahlan. Sebanyak 30 orang santri/wati didampingi langsung Kepala Madrasah Agusrianto, Sp.Mi, MA, Pimpinan Ponpes KH.
Kuansing (Humas) - Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kuansing, Jum'at 5/7, Kantor Kemenag Kuansing mendapat kunjungan dari Santri/wati MA Ponpes KH. Ahmad Dahlan. Sebanyak 30 orang santri/wati didampingi langsung Kepala Madrasah Agusrianto, Sp.Mi, MA, Pimpinan Ponpes KH. Ahmad Dahlan yang Teluk Kuantan yang diwakili oleh Bapak Marzuki Dayar, S.Ag serta beberapa orang majelis guru.
Kunjungan tersebut langsung di terima oleh Bapak Kakan Kemenag Kuansing Bapak H. Erizon Efendi, S.Ag, Kasubbag TU H. Armadis dan Kasi Pendidikan Madrasah Drs. Alfiani.
Pada kesempatan itu Kepala MA Ponpes KH. Ahmad Dahlan Agusrianto menyampaikan maksud kedatangannya, yakni bersilahturrahmi bagaimana anak kami bisa mengetahui secara dekat apa saja pembinaan dan pelayanan di Kementerian Agama, bagaimana anak-anak kami merasa memiliki Kementerian Agama, " ujarnya.
Kasi Pendidikan Madrasah Drs. Afiani dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pendidikan itu sangat penting. Anak-anak harus rajin belajar, raih prestasi, kami bisa duduk di depan ini karna belajar, Kementerian Agama ini adalah milik kita, kalianlah yang bisa menggantikan kami di Kemenag ini, tentu tidak akan mungkin orang yang disekolah umum, atau menempuh Pendidikan umum yang akan memimpin Kemenag kedepan, walaupun ada tapi persentasenya sangat kecil sekali, "ujarnya.
Selanjutnya, Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi juga dimimta memberi sambutan dan arahan. Kakan yang baru dilantik pada bulan yang lalu menyampaikan biografi singkatnya, bagaimana saya dulu bersekolah berada dalam kekurangan, karena juga ekonomi keluarga berada sangat minim sekali. bagaimana Bapak dulu jatuh bangun dalam menempu pendidikan, walaupun belajar dalam keadaan ekonomi miskin tapi Bapak tetap juara,"imbuhnya memberi motivasi.
Kalian anak-anak kami harus berusaha mandiri. Pada saat ini kalian sangat beruntung, belum masuk sekolah Motor sudah dibelikan, Hp sudah ada semua fasilitas cukup, makanya sekarang kalian hanya tinggal belajar, orang tua sudah memberikan biaya buat pendidikan kalian, jadilah yang terbaik, jangan kecewakan orang tua,"papar Erizon.(ar)