0 menit baca 0 %

Kemenag Meranti Dorong Siswa Madrasah Berdaya Saing Lewat OMI 2025: Ajang Lahirkan Generasi Madrasah Berprestasi

Ringkasan: Meranti (kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. H. Sulman, resmi membuka kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (1/9/2025) di MI Mualimin Selatpanjang.Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kasi/Penye...

Meranti (kemenag) โ€“ Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. H. Sulman, resmi membuka kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (1/9/2025) di MI Mualimin Selatpanjang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubbag TU, para Kasi/Penyelenggara, pengawas madrasah, kepala madrasah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Sulman berharap agar para peserta dapat mengikuti kompetisi dengan baik sehingga mampu mengharumkan nama madrasah hingga ke tingkat nasional.

โ€œKita berharap para siswa mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Semoga lahir generasi madrasah yang unggul dan bisa bersaing di tingkat nasional,โ€ ujar Sulman.

Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis), Hasbullah, bahwa OMI menjadi wadah penting dalam melatih daya pikir kritis, kreativitas, sekaligus menguatkan karakter religius peserta didik.

โ€œAjang ini bukan hanya lomba akademik, tapi juga sarana pembentukan karakter. Harapannya, siswa madrasah mampu menjadi generasi yang religius, cerdas, dan berdaya saing,โ€ tutur Hasbullah.

Sementara itu, Ketua Panitia, Raji Ridhowi, menjelaskan bahwa jumlah peserta tahun ini merupakan yang terbanyak dibandingkan tahun sebelumnya.

โ€œTahun lalu kegiatan ini dikenal dengan nama Kompetisi Sains Madrasah (KSM), dan mulai tahun ini berubah menjadi OMI. Sesuai rencana awal, kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 1โ€“2 September 2025. Namun karena kondisi sosial serta adanya SE Sekjen Kementerian Agama No. 28/2025 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN, di beberapa provinsi pembelajaran masih dilakukan secara daring. Oleh karena itu, pelaksanaan Ujian OMI Sains tingkat Kabupaten/Kota untuk sementara ditunda,โ€ jelas Raji.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jadwal pelaksanaan akan segera diumumkan setelah adanya arahan kebijakan final dari Kementerian Agama. (t)