Pekanbaru (Kemenag) . Kantor
Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan Madrasah, menyelenggarakan
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendataan Aplikasi EMIS 4.0 bagi seluruh jenjang
madrasah, mulai dari RA, MI, MTs, hingga MA se-Kota Pekanbaru. Kegiatan ini
resmi dibuka oleh Kasi Pendidikan Madrasah Rialis, dan dilaksanakan selama dua
hari dalam tiga sesi, yakni pada Kamis dan Jum’at (27-28 November 2025),
kegiatan turut diikuti oleh seluruh operator EMIS dari satuan kerja
masing-masing madrasah.
Bimtek ini digelar
sebagai upaya menyamakan persepsi dan meningkatkan keamanan serta ketepatan
pendataan EMIS 4.0, sehingga seluruh data madrasah di Kota Pekanbaru dapat
tersaji secara valid, mutakhir, dan seragam sesuai standar Kementerian Agama.
Kegiatan menghadirkan Syaifuddin
Anshory Maulana Pohan, Admin EMIS Kanwil Kemenag Provinsi Riau, sebagai
narasumber utama. Ia memberikan berbagai materi teknis terkait pembaruan
sistem, alur pendataan, hingga solusi kendala yang sering dihadapi operator.
Dalam arahannya, Kasi
Penmad Rialis menegaskan bahwa peran operator EMIS sangat strategis dalam
menjaga kualitas data madrasah.
“Operator EMIS
adalah garda depan dalam memastikan seluruh data lembaga, guru, siswa, dan
sarpras tercatat secara benar dan aman. Tugas operator ini sangat penting dan
harus dipahami secara menyeluruh,” tegasnya.
Pada kesempatan
tersebut, Rialis juga menjelaskan secara lengkap tugas pokok operator EMIS 4.0,
ia menegaskan bahwa Sebagai garda terdepan dalam
pengelolaan data pendidikan madrasah, operator EMIS memiliki peran yang sangat
penting dalam memastikan seluruh informasi yang tercatat pada sistem EMIS 4.0
akurat, mutakhir, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Agama. Tugas pokok
operator tidak hanya sebatas memasukkan data, tetapi juga mencakup keseluruhan
proses pengelolaan informasi lembaga, siswa, guru, hingga sarana dan prasarana
secara berkelanjutan.