Pelalawan (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pelatihan Manajemen Madrasah Diniyah Angkatan V yang berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Pelalawan, Senin (3/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (LDK) Pekanbaru dan diikuti oleh para kepala serta pengelola madrasah diniyah dari berbagai kecamatan di wilayah kerja Kemenag Kabupaten Pelalawan.
Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, Muhammad Amin, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Pelalawan. Dalam sambutannya, Muhammad Amin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada LDK Pekanbaru atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan keagamaan.
“Pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat tata kelola lembaga pendidikan keagamaan agar lebih tertib dan profesional. Melalui kegiatan ini, para pengelola madrasah diniyah diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta mengimplementasikan manajemen pendidikan yang efektif dan berorientasi pada mutu,” ujar Muhammad Amin.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru, Apriyanto, yang dalam arahannya menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Agama untuk meningkatkan kompetensi aparatur dan tenaga kependidikan di daerah.
“Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru berkomitmen terus memberikan pelatihan yang berkualitas bagi para pengelola pendidikan keagamaan di wilayah Riau. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata di lembaga masing-masing,” ungkap Apriyanto.
Pelatihan yang akan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 3 hingga 6 November 2025, menghadirkan narasumber dari lingkungan Loka Diklat Keagamaan Pekanbaru serta para praktisi dan akademisi di bidang pendidikan Islam. Peserta akan mendapatkan berbagai materi, antara lain penguatan tata kelola kelembagaan, administrasi pendidikan, perencanaan program, dan strategi pengembangan mutu madrasah diniyah.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum penting dalam memperkuat peran madrasah diniyah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mentransfer ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, dan karakter bagi generasi penerus bangsa.(dbs)