0 menit baca 0 %

Kemenag Riau Perkuat Moderasi Beragama Lewat Pembinaan Kampung Moderasi Beragama

Ringkasan: Riau (Kemenag) --- Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. M. Fakhri, M.Ag, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama Berbasis Kampung Moderasi Beragama. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis, J...

Riau (Kemenag) --- Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Dr. H. M. Fakhri, M.Ag, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama Berbasis Kampung Moderasi Beragama. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Damon, Kecamatan Bengkalis, Jumat (24/7/25). 

Tampak hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bengkalis yang diwakili oleh Kasubbag Tata Usaha, Kasi Bimas Islam, Camat setempat, Kepala KUA, Kepala Desa, serta tokoh lintas agama.

Dalam paparannya, Dr. Fakhri menekankan pentingnya peran individu umat beragama sebagai muslih, yaitu pribadi yang menjadi penebar kebaikan.

“Kita sebagai umat beragama harus menjadi muslih. Dari individu yang muslih, akan terbangun keluarga, umat, dan bangsa yang mushlih. Dan dari sanalah akan terwujud masyarakat yang menjadi rahmat bagi sekalian alam,” ungkapnya.

Beliau juga menjelaskan bahwa kampung moderasi beragama akan terwujud jika empat indikator utama dapat direalisasikan, yaitu pertama, Komitmen kebangsaan yang tercermin dalam empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).

Kedua, Toleransi, baik antar umat beragama, antar internal umat, maupun hubungan umat dengan negara. Ketiga, Anti kekerasan, dengan menjauhi paham radikal serta ekstremisme kanan dan kiri. Dan keempat, Penerimaan terhadap budaya lokal sebagai bagian dari harmoni kebangsaan.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa terdapat sembilan nilai mulia yang menjadi fondasi utama dalam membangun kampung moderasi beragama, yaitu: Kemanusiaan, Kemaslahatan Umum, Keadilan, Keseimbangan, Ketaatan terhadap Konstitusi, Komitmen Kebangsaan, Toleransi, Anti Kekerasan, dan Penghargaan terhadap Tradisi.

Menutup sesi materi, Kabid Urais mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga keragaman yang ada demi terciptanya keharmonisan dan perdamaian di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga keragaman yang kita miliki agar tetap rukun dan damai. Kita jaga kampung moderasi beragama untuk Indonesia yang harmoni dan bermarwah,” ajaknya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama di tingkat akar rumput melalui pendekatan berbasis komunitas.