Kemenag Riau Salurkan Daging Qurban ke Masyarakat Terpencil Tenayan Raya
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Idul Adha disebut juga sebagai Hari Raya Korban ataupun Hari Raya Haji, dimana ummat Islam yang mampu menyembelih korban untuk dibagi-bagikan kepada fakir miskin dan ramai juga ummat Islam yang mencukupi syarat, menunaikan Ibadah Haji ke Baitullah.
Pekanbaru (Humas)- Idul Adha disebut juga sebagai Hari Raya Korban ataupun Hari Raya Haji, dimana ummat Islam yang mampu menyembelih korban untuk dibagi-bagikan kepada fakir miskin dan ramai juga ummat Islam yang mencukupi syarat, menunaikan Ibadah Haji ke Baitullah. Semangat pengorbanan yang telah dibuktikan oleh Nabi Ibrahim as dilanjutkan oleh ummat Islam untuk membantu mereka yang hidup dalam kesusahan.
Rutinitas ber-qurban juga dilaksanakan oleh kantor-kantor, dinas dan instansi, termasuk Kementerian Agama (Kemenag) se Provinsi Riau setiap Hari Raya Idul Fitri Tiba. Namun, pelaksanaan qurban di Lingkungan Kemenag Riau tahun ini sedikit berbeda, karena selain daging kurbang dibagikan untuk karyawan di lingkungan Kanwil Kemang Riau juga disalurkan untuk masyarakat yang tidak terjangkau oleh pembagian daging qurban.
"Berdasarkan instruksi dari Ka Kanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM beberapa waktu lalu yang ditujukan kepada Kan Kemenag Kabupaten dan Kota, meminta agar pelaksanaan qurban di kantor penyalurannya lebih difokuskan pada masyarakat terpencil yang memang sulit terjangkau oleh daging qurban. Dengan demikian daging qurban yang disalurkan dirasakan oleh semua pihak, khususnya masyarakat miskin di pelosok-pelosok," terang Kabid Penamas Kanwil Kemenag Riau, H Saman M Si, Selasa (16/11) saat ditemui di ruang kerjanya.
Untuk tahap awal, ungkap Saman, penyaluran daging qurban kemasyarakat terpencil baru direalisasikan oleh Kanwil Kemenag Riau dan Kan Kemenag Kota Pekanbaru. Hewan qurban Kanwil Kemenag Riau sebanyak dua ekor, satu ekor untuk dipotong di Mushallah Amal Ikhas Kanwil Kemenag Riau pada 18 November 2010 sekitar pukul 07.30 Wib, sedangkan satu ekor lagi akan diserahkan kepada masyarakat RW 13 Melebung Kel Sail Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru.
"Pelaksanaan Qurban Kan Kemenag Pekanbaru berupa satu ekor kerbau yang akan diserahkan pada masyarakat Jalan Badak Ujung Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya. Penyerahan sekaligus pemotongan hewan qurban ini akan dilaksanakan setelah penyerahan dan pemotongan hewan qurban di Desa Melebung oleh Ka Kanwil Kemenag kepada Masyarakat setempat," terang Saman.
Ditambahkan pihak Kan Kemenag Kota Pekanbaru, H Ruslan, pelaksanaan qurban di Kan Kemenag Kota Pekanbaru di fokuskan untuk masyarakat Jalan Badak Ujung Tenayan Raya karena masyarakat disana dinilai lebih membutuhkan daing-daging qurban. Sehingga, jika penyaluran lebih mengutamakan masyarakat miskin disana, maka pelaksanaan qurban akan lebih afdal, karena tingkat kebutuhan lebih tinggi dibandingkan untuk karyawan dan staf.
"Pegawai Kemenag pada umumnya menjadi panitia qurban ditempatnya tinggal, jadi otomatis ia akan mendapatkan mendapatkan daging Qurban. Selain itu pegawai Kemenag juga hampir setiap hari mengkonsumsi daging, jadi kebutuhan akan daging qurban lebih tinggi," ungkapnya memberikan alasan. (msd)