0 menit baca 0 %

Kemenag Rohil Dukung Penguatan Ketahanan Keluarga Lewat BRUN dan Seminar Keluarga Bahagia

Ringkasan: Rokan Hilir (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan pra-nikah dan ketahanan keluarga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Remaja Us...

Rokan Hilir (Kemenag) - Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir melalui Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan pra-nikah dan ketahanan keluarga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) dan Seminar Membangun Keluarga Bahagia yang berlangsung sehari penuh di Aula PLHUT Kemenag Rohil, Komplek Perkantoran Batu 6 Bagansiapiapi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Rohil, H. Khairul selaku Pembina BP4, didampingi Ketua Umum BP4 Rohil Agus Salim dan Sekretaris BP4 H. Tarmizi. Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menegaskan pentingnya pembinaan remaja dan pasangan usia menikah sebagai upaya mencegah pernikahan dini, konflik rumah tangga dan masalah ketidaksiapan mental dalam membangun keluarga.

Pada sesi pagi, sebanyak 30 remaja usia nikah mengikuti BRUN yang berfokus pada penguatan pengetahuan dasar sebelum memasuki jenjang perkawinan.

H. Khairul memaparkan materi “Memahami Tujuan Pernikahan, Hak dan Kewajiban Suami Istri, serta Membangun Keharmonisan.” Ia menegaskan bahwa kesiapan mental, spiritual, dan emosional merupakan fondasi utama keluarga sakinah.

H. Tarmizi membawakan materi “Pengembangan Diri Remaja”, menekankan pendidikan karakter, kecakapan hidup dan pentingnya perencanaan masa depan.

dr. Riri Julianti memberikan edukasi tentang “Kesehatan Reproduksi dan Keluarga”, termasuk pencegahan stunting, kesehatan mental remaja dan bahaya pernikahan dini.

Pada sesi siang, seminar Membangun Keluarga Bahagia diikuti oleh 30 peserta usia menikah. Materi difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga sebagai pilar pembangunan masyarakat.

H. Suhaimi membahas “Manajemen Rumah Tangga” mencakup pengelolaan keuangan, komunikasi harmonis dan pola pengasuhan anak yang berkualitas.

Agus Salim menutup rangkaian seminar dengan tema “Resolusi Konflik Keluarga Berbasis Kearifan Lokal dan Perspektif Islam.” Ia menekankan bahwa penyelesaian konflik harus dilakukan secara bijak, dialogis dan berlandaskan nilai budaya serta ajaran agama.

Kemenag Rohil menilai kegiatan ini sangat strategis dalam memperkuat literasi pernikahan dan keluarga, terutama di kalangan remaja dan pasangan muda. Dengan total 60 peserta, kegiatan berjalan sukses dan mendapat respons positif.

Melalui program ini, Kemenag berharap ilmu yang diberikan dapat menjadi pembekalan nyata bagi masyarakat dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah dan rahmah di Kabupaten Rokan Hilir. (Humas)