Kemenag Rohul Bayar Tunjangan Profesi Guru
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA bayarkan tunjangan profesi 109 guru PNS dan Non PNS di lingkungan Kementerian Agama Kab Rohul dengan total nilai Rp. 864 juta. Pembayaran itu dilakukan untuk tri wulan ketiga tahun ini, yaitu bulan Juli s\d September 2012.
ROKAN HULU (HUMAS) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA bayarkan tunjangan profesi 109 guru PNS dan Non PNS di lingkungan Kementerian Agama Kab Rohul dengan total nilai Rp. 864 juta. Pembayaran itu dilakukan untuk tri wulan ketiga tahun ini, yaitu bulan Juli s\d September 2012.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA didampingi Kasi Mapendais Drs H Syahruddin MSy di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran Pemda Rohul Pasir Pengarayan, Jum’at (12/10/2012).
Dikatakannya, besarnya tunjangan profesi bagi guru PNS yang telah lulus sertifikasi adalah sebesar gaji setiap bulan, sehingga gajinya setiap bulan menjadi dua kali lipat. Jika gajinya setiap bulan Rp 3 juta rupiah, maka gajinya setelah sertifikasi menjadi Rp 6 juta. Sedangkan besarnya tunjangan profesi bagi guru Non PNS adalah Rp 1,5 juta setiap bulan, jelasnya.
Menurut Hasibuan, mengingat besarnya tunjangan profesi ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru yang selama ini dikenal sangat memprihatinkan, tetapi sekarang sangat menjanjikan, saya berharap agar seluruh guru yang belum sertifikasi supaya meningkatkan kualitas diri, khususnya dari segi pendidikan.
Sebab syarat baru bisa ikut sertifikasi guru, pendidikannya harus Strata Satu (S1). Selain itu memenuhi jam mengajar minimal 24 jam setiap minggu, karena yang disebut guru adalah mengajar antara 24 s/d 40 jam setiap minggu. Dan yang terakhir adalah sudah mengajar minimal 6 tahun.
Pembayaran tunjangan profesi tersebut di atas melalui rekening masing masing guru. Untuk itu saya harapkan agar segera dicek rekening masing masing, apakah dana tersebut telah diterima atau belum.
Ditambahkannya, jika sudah terima maka ucapkan alhamdulillah dan silahkan dana tersebut digunakan sesuai kebutuhan. Namun jika dana belum terima, agar segera dilaporkan kepada kami untuk dilakukan pengecekan, apakah ada kesalahan administrasi seperti kesalahan nomor rekening, salah nama dan lain sebagainya.
Menurut Kakan, jumlah guru PNS dan Non PNS di lingkungan Kemenag Rohul adalah 789 orang, yang sudah sertifikasi baru 109 orang, masih ada yang belum sertifikasi 680 orang. Penyebab lambatnya sertifikasi ini adalah kecilnya kuota yang diberikan oleh pusat, terutama bagi guru non PNS. “Ini menyangkut juga kemampuan keuangan Negaraâ€, tegas Ahmad Supardi. (Ash).