Kemenag Rohul - Pemkab Bersinergi Ciptakan Generasi Berakhlaqulkarimah
Ringkasan:
PASIR PENGARAIAN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu komitmen dan bersinergi untuk menciptakan generasi yang berakhlaqulkarimah dan masyarakat yang agamis di negeri seribu suluk. Hal itu dibuktikan dengan salahsatu program Gerakan Mahgrib Mengaji (GEMMAR) dari Ke...
PASIR PENGARAIAN - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu komitmen dan bersinergi untuk menciptakan generasi yang berakhlaqulkarimah dan masyarakat yang agamis di negeri seribu suluk. Hal itu dibuktikan dengan salahsatu program Gerakan Mahgrib Mengaji (GEMMAR) dari Kemenag dan Gerakan Rokan Hulu Mengaji yang dicetuskan Pemkab Rokan Hulu.
Bupati Rokan Hulu, Drs.H.Achmad,Msi mengungkapkan, gerakan rokan hulu mengaji merupakan salahsatu bentuk dukungan terhadap program Kementerian Agama untuk mengantisipasi degradasi moral generasi muda saat ini.
``Melihat kondisi saat ini kita sangat khawatir dengan generasi muda kita, makanya sabagai antisipasi kita berupaya menanamkan nilai nilai agama dari dini yang merupakan filter bagi mereka untuk meneruskan pembangunan di negeri ini, salahsatunya kita dukung GEMMAR yang digaungkan Kemenag dan diimplemantasikan dalam bentuk program Gerakan Rokan Hulu Mengaji,``ujar Bupati.
Untuk terealisasinya program tersebut, Bupati meminta kepada jajaran aparatur Kemenag Rokan Hulu bisa memberdayakan mesjid, mushollah di lingkungan tempat tinggalnya. `` Sebagai instansi agama, kita tentunya sangat berharap jajaran Kemenag bisa menjadi pioner penggerak program GEMMAR dan Gerakan Rohul Mengaji ini, isilah mesjid, mushollah dan langgar yang ada dilingkungan tempat tinggalnya dengan pengajian pengajian,``imbuhnya.
Komitmen Pemkab untuk menjadikan masyarakat Rohul yang agamis juga dibuktikan dengan pengalokasian anggaran untuk kesejahteraan tenaga pengajar agama non PNS di lingkungan Kementerian Agama. Seperti yang diungkapkan Bupati Achmad pada upacara HAB Kemenag beberapa waktu lalu, mulai tahun ini Pemkab akan memberikan uang transport sebesar Rp 250 ribu perbulan kepada sekitar 600 guru agama non PNS di lingkungan Kemenag Rohul.
Anggaran tersebut dialokasikan sebagai tambahan uang kesejahteraan yang telah dianggarkan Kemenag.
Sementara ditempat terpisah,Kepala Kankemenag Rohul, Drs.H.Ahmad Supardi Hasibuan,MA mengaku menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap Pemkab Rohul yang senantiasa memberikan dukungan terhadap program Kemenag. ``Kita patut berterima kasih dan berikan apresiasi kepada Pemkab Rohul,``ujarnya.
Menurutnya, tanpa adanya sinergi antara Pemkab dan Kemenag mustahil program program keagamaan yang buat akan tereaisasi dengan baik di tengah masyarakat. Untuk program GEMMAR dan Gerakan Rohul Mengaji, kata Supardi akan mengintruksikan setiap pegawainya terutama para pegawai di Kantor Urusan Agama (KUA) dan di kecamatan dan peyuluh agama hononer (PAH) untuk terjun langsung memberdayakan mesjid-mesjid yang ada. ``Kita punya pegawai KUA di tingkat kecamatan, penyuluh agama, dan Penyuluh Agama Honorer (PAH) kita akan berdayakan mereka untuk program ini,``ungkapnya.(sopian)