Kemenag Rohul Tablig Akbar Sambut Ramadhan di Desa Rimba Jaya
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyampaikan tablig akbar dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan 1434 H/2013 M, Jum’at (5/7/2013) bertempat di Masjid Jamik Darussalam Desa Rimba Jaya Kec Pagaran Tapah Darussalam.
ROKAN HULU (KEMENAG) Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyampaikan tablig akbar dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan 1434 H/2013 M, Jum’at (5/7/2013) bertempat di Masjid Jamik Darussalam Desa Rimba Jaya Kec Pagaran Tapah Darussalam.
Hadir dalam acara tersebut Camat Pagaran Tapah Darussalam Herdianto STTIP, Kades Rimba Jaya Tahyin, Ketua BAZ Rohul Ir H Samrikardi MSi beserta rombongan, Ketua UPZ Rimba Jaya H Alirman, Ketua Masjid Ramli Matondang, Kadus I Marga Mulia Sadir, Kadus II Sumber Jaya Amin Nuryadin, Kadus III Harapan Jaya Siswanto, dan ribuan umat Islam lainnya.
Ahmad Supardi Hasibuan, menyatakan rasa kegembiraannya, sebab bisa menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1434 H bersama 1500 umat Islam Desa Rimba Jaya. Hal ini sebagai bukti bahwa umat Islam dengan antusias dan bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan.
Orang yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, dijanjikan oleh Rasulullah SAW bahwa jasadnya diharamkan Allah dibakar api neraka. Hal ini sesuai hadits Nabi Muhammad SAW : Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan, maka Allah SWT mengharamkan jasadnya dibakar api neraka.
Oleh karena itulah, maka pada masa dahulu, umat Islam sangat bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan, saking gembiranya diciptakan berbagai kegiatan seperti Balimau Kasai bagi orang Melayu, Marpangir bagi orang Mandailing, Padusan bagi Orang Jawa, dan lain sebagainya. Hal ini dimaksudkan dalam rangka menyambut kedatangan tamu sangat mulia, yaitu bulan Ramadhan, tegas Ahmad Supardi.
Ahmad Supardi berpesan, agar setelah selesai melakukan kegiatan balimau kasai, hendaknya ditindaklanjuti dengan Mandi Taubat, sebab secara syari’ah umat Islam disunatkan mandi taubat menjelang bulan suci Ramadhan, sebagai permintaan pengampunan dosa kepada Allah SWT, terang Ahmad Supardi.
Ahmad Supardi juga berpesan agar bermaaf-maafan antara satu sama yang lain menjelang Ramadhan ini, khususnya meminta maaf kepada orang tua yang masih hidup dan atau berziarah ke kuburannya bagi yang telah meninggal dunia. Dan jangan lupa bermaaf-maafan antar anggota keluarga, antara suami dengan istri, antara orang tua dengan anak, dan sebagainya.
Ahmad Supardi juga menghimbau untuk memperbanyak baca ayat suci Alqur’an, setidaknya selama Ramadhan tahun ini, dapat khatam satu kali, harapnya.***(Ash).