Kemenag Rohul Taja Dialog Kondisi Palestina Terkini
Ringkasan:
ROKAN HULU (HUMAS) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA memprakarsai dialog Kondisi Palestina Terkini antara para muballigh penceramah Ramadhan Pasir Pengarayan dan sekitarnya bersama Syekh Jihad bin Ahmad dari Palestina, yang saat ini sedang melaksana...
ROKAN HULU (HUMAS) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA memprakarsai dialog Kondisi Palestina Terkini antara para muballigh penceramah Ramadhan Pasir Pengarayan dan sekitarnya bersama Syekh Jihad bin Ahmad dari Palestina, yang saat ini sedang melaksanakan tugas dakwah selama satu bulan Ramadhan 1433 H di Rokan Hulu, Selasa (24/7/2012) bertempat di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengarayan.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kemnterian Agama Kabupaten Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Ketua MDI Rohul Drs H Zulkifli Syarif MPd, Ketua DMI Rohul Drs H Abd Rahman Jailani, Syekh Jihad bin Ahmad dari Palestina, para muballigh Ramadhan se Pasir Pengarayan dan sekitarnya.
Dialog dimulai dengan kata pengantar dari Kakan Kemenag Rohul, yang mengharapkan agar Syekh Jihad dapat menjelaskan secara terperinci tentang kondisi umat Islam dan dakwah islamiyah di Palestina yang sedang dijajah oleh Zionis Israel laknatullah.
Hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi dari tangan pertama yang bersentuhan langsung dengan kondisi Palestina. Selain itu, diharapkan dialog ini dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah di antara muballigh Pasir Pengarayan dengan Syekh Jihad bin Ahmad yang ditempatkan sebagai Imam selama satu bulan penuh Ramadhan tahun ini, jelas Ahmad Supardi Hasibuan.
Syekh Jihad bin Ahmad menjelaskan bahwa kondisi dakwah umat Islam di Palestina sangat menggembirakan sebab setiap rumah umat Islam Palestina, pasti ada yang hafiz Alqur’an. Selain itu, setiap malam dari rumah-rumah umat Islam pasti ada terdengar suara Alqur’an dibacakan oleh penghuni rumah.
Ditambahkannya, para generasi muda Palestina memiliki semangat jihad yang tinggi melawan zionisme Israel yang menjajah mereka dalam waktu yang cukup lama. Perlawanan dilakukan sesuai dengan kemampuan, terkadang dengan intifada, bom bunuh diri dan sebagainya, jelasnya. (Ash).