Kemenag Rohul Taja Pelatihan Pengelolaan Masjid
Ringkasan:
Bagan Siapiapi (Humas)- Rabu (2/3) Bertempat di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu diselengarakan pelatihan pengelolaan masjid yang di ikuti 30 peserta yang terdiri dari pengurus masjid se Rohul. Kegiatan ini juga di ikuti pegawai dan karyawan di lingkungan Kemenag Rohul.
Bagan Siapiapi (Humas)- Rabu (2/3) Bertempat di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu diselengarakan pelatihan pengelolaan masjid yang di ikuti 30 peserta yang terdiri dari pengurus masjid se Rohul. Kegiatan ini juga di ikuti pegawai dan karyawan di lingkungan Kemenag Rohul.
Kepala Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi MA menjelaskan tujuan dilaksanakan pelatihan untuk meningkatkan silaturahmi Kemenag Rohul dengan pengurus masjid dan meningkatkan pengetahuan pengurus masjid dalam pengelolaan masjid sehingga menjadi masjid paripurna dan mandiri. Di Rohul jumlah masjid sebanyak 603 unit, langgar 306 unit, mushala 463 unit, dan surau suluk 124 unit.
Ahmad juga mengatakan bahwa masjid memegang peranan penting dalam ajaran islam, sehingga ketika nabi hijrah dari makkah ke madinah, yang pertama dibangun oleh nabi adalah masjid yaitu masjid quba lalu kemudian masjid nabawi di madinah.
"Persoalan utama yang dihadapi umat islam saat ini adalah masjid banyak, besar dan megah namun hanya digunkan untuk tempat ibadah sholat. Itupun tidak maksimal. Padahal masjid berfungsi bukan hanya itu, tapi juga untuk pembinaan dan pemberdayaan umat islam," ujarnya.
Pada masa rasul, masjid nabawi dimadinah digunakan setidaknya untuk sepuluh hal pokok, yaitu tempat ibadah, tempat konsultasi dan komuikasi dibidang sosial, ekonomi dan budaya, tempat pendidikan, tenpat santunan sosial, tempat latihan militer dan persiapan alat-alat lainnya, tempat pengobatan para korban perang, tempat perdamaian dan pengadilan sengketa, tempat menerima tamu, tempat menawan tawanan perang, dan pusat penerangan dan pembelaan agama.
Dalam kegiatan ini, selain materi yang disampaikan Kakankemenag Roahul Drs H Ahmad Supardi MA, juga disi pemateri yang ahli dibidang pengelolaan masjid yakni Drs Zulkifli Syarif, MA dan Drs H Idris Nasution. (js)