Siak (Kemenag) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melaksanakan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) secara serentak di sembilan titik lokasi yang tersebar di Kabupaten Siak, Selasa (09/09/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 644 orang peserta dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dibawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Siak.
Adapun sembilan titik lokasi tersebut yaitu MTsN 1 Siak (untuk Kecamatan Siak dan Mempura), MTsN 3 Siak Bungaraya, MIN 1 Siak Sabak Auh, MTsN 2 Siak Sungai Apit, Pusako, MA Nur Hidayah Dayun, MA Hidayatullah Lubuk Dalam, Koto Gasib, MI Seminai Cemerlang Kerinci Kanan, MAN IC Tualang, Minas, MA Jabal Nur Kandis.Pelaksanaan seleksi OMI tingkat Kabupaten ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 September 2025 mendatang yang dibagi sesuai jenjang pendidikan dan mata pelajaran yang diujikan. Pada hari ini, 9 September 2025, siswa jenjang MA akan mengikuti seleksi mata pelajaran Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Biologi, dan Kimia. Sementara itu, siswa jenjang MTs akan mengikuti seleksi mata pelajaran IPAS dan Matematika pada 10 September 2025, dan siswa jenjang MI akan mengikuti seleksi mata pelajaran Matematika, IPS, dan IPA pada 11 September 2025.
Kepala Kemenag Siak, Dr. Erizon Efendi menyampaikan bahwa OMI perdana tahun 2025 yang mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital : Inovasi Sains untuk generasi Maju dan Berdaya Saing Global menjadi ajang penting untuk mengukur kualitas pembelajaran di madrasah sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi sehat. “OMI bukan hanya ajang lomba, tetapi ruang untuk berinovasi dan melahirkan prestasi. Kompetisi ini harus selalu menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sehingga madrasah mampu melahirkan generasi unggul, berdaya saing global dan siap membawa nama madrasah semakin mendunia,” tegasnya.
Kegiatan OMI 2025 di Kabupaten Siak berlangsung dengan semangat kompetitif
yang tinggi. Seluruh peserta mengikuti seleksi dengan penuh antusias. Guru
pendamping dan panitia memastikan pelaksanaan berjalan lancar, tertib, serta
transparan dalam sistem penilaian. (NA)