0 menit baca 0 %

Kemenag Taja Orientasi Pengelola Jaringan LPSE se Sumatera

Ringkasan: Batam (Humas)- Untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa milik pemerinah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Kementerian Agama (Kememang) RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kemenag Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Orientasi Pengelolaan Jaringan Tek...
Batam (Humas)- Untuk meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa milik pemerinah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Kementerian Agama (Kememang) RI bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kemenag Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Orientasi Pengelolaan Jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2011 di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Centre Batam Provinsi Kepri, 8- 11 Maret 2011. Ketua Pantia Penyelenggara Orientasi, Drs Sihabuddin Latif, Selasa (8/3) dalam laporannya menyampaikan, kegiatan orienasi pengelolaan jaringan teknologi informasi dan komunikasi merupakan yang pertama dilaksanakan dari beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilakukan pada tahun 2011. Kegiatan serupa juga akan dilaksnakan dibeberapa daerah, seperti di Indonesia bagian tengah, dan timur. "Kegiatan kali ini khusus untuk daerah Sumatera dengan jumlah peserta 63 orang terdiri dari utusan 10 provinsi masing-masing 4 orang, utusan tuan rumah, dan peserta dari Kemenag pusat. Diantara provinsi yang hadir yaitu Kepri, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, dan Aceh" jelasnya. Menurutnya, orientasi pengelolo jaringan yang bertema "Melalui Orientasi Pengelola Jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kita Tingkatkan Profesionalitas dan Kompetisi SDM Kemenag di Bidang Jaringan dan Media Informasi" dilaksanakan karena beberapa alasan penting, diantaranya adalah mengacu pada kondisi riil saat ini dimana segala aktifitas lebih mengarah pada penggunaan teknologi dan informasi, sehingga perlu adanya upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi titik lemah penerapan keterbukaan informasi di lingkungan Kemenag. "Melalui orientasi ada beberapa hal yang ingin kita capai, diantaranya dapat meningkatkan kompetensi di lingkungan Kemenag, memperkenalkan lebih lanjut tentang LPSE, melahirkan SDM handal dalam mengelola jaringan, dan mempersiapkan pengelola LPSE di daerah masing-masing tanpa harus bergantung dengan pihak lain. Sementara itu materi yang diberikan pada Orientasi Pengelola Jaringan mencakup hal- hal yang berhungan dengan teknologi dan informasi, seperti kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) dalam pembentukan LPSE dan UPL di Kemenag, Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, Implementasi Aplikasi SPSE untuk layanan pengadaan barang dan jasa pemerintah, Pengelolaan jaringan intnet dan intranet, optimalisasi pengelolaan website Kanwil Kemenag dan membangun jaringan komunikasi data yang efektif dengan VNP- IP MPLS. Sementara itu, Kanwil Kemenag Kepri, Drs H Razali dalam sambutanya mengungkapkan rasa bangganya dengan dipilihnya Riau sebagai tuan rumah Orientasi Pengelolaan Jaringan se Sumatera. Selain itu, kegiatan yang ditajah oleh Kemenag RI bekerjasama dengan Kemenag Kepri bertujuan untuk meningkatkan transparansi pelaksanaan pengadaan barang dan jasa miliki pemerintah di lingkungan Kemenag. "Kita sangat mendukung kegiatan ini dalam rangka meningkatkan SDM pengelola jaringan dan menciptakan keterbukaan dalam pelaksanaan pelelagan di Kemenag. Diharapkan, melalui kegiatan ini nantinya, akan lahir SDM yang bisa berdiri sendiri dalam mengerapkan LPSE di daerah masing-masing," harapnya. Ia menambahkan, penerapan teknologi informasi di Kepri masih mengalami beberapa kendala, seperti masih rendahnya kemampuan pengelola, terbatasnya kapasitas jaringan, belum terkoneksinya jaringan internet di semua Kantor Kemenag daerah, dan beberapa persoalan teknis lainnya. "Namun dengan orientasi pengelolaan jaringan ini akan didapatkan sosialisasi dalam rangka optimalisasi jaringan teknologi informasi di daerah khususnya Kepri," pungkasnya seraya membuka secara resmi orientasi pengelola jaringan teknologi informasi dan komunikasi tahun 2011 di Aula PIH Batam Centre. (msd/nvm)