0 menit baca 0 %

Kemenag Taja Pertemuan dengan Tokoh Agama di Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Menyikapi permasalahan Negara Islam Indonesia (NII) yang semakin mencuat, Bidang Penamas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menggelar Pertemuan Silaturrahmi Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Rektor Perguruan Tinggi, Ormas Islam, dan Badan Eksekutif Mahasiswa...
Pekanbaru (Humas)- Menyikapi permasalahan Negara Islam Indonesia (NII) yang semakin mencuat, Bidang Penamas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menggelar Pertemuan Silaturrahmi Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Rektor Perguruan Tinggi, Ormas Islam, dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersama Gubernur dan Forum Pimpinan Daerah Riau di Aula Kanwil Kemenag Riau, Rabu (11/5). Acara tersebut selain dihadiri oleh pemuka agama di Riau juga dihadiri langsung oleh bagian Balitbang Kemenag RI, Drs Nukhrison M Nuh, MA APU, Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang diwakili Asisten I Pemprov Riau H Abdul Latif SH MH, dan Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM. Ka Kanwil Kemeng Riau, Drs H Asyari Nur SH MM dalam sambutannya mengatakan, terkait dengan keberadaan NII di Riau sejauh ini belum ada informasi pasti. Namun demikian keberadaan NII harus tetap diwaspadai karena jamaah NII telah tersebar dimana- mana. Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I, H Abdul Latif SH MH, mengatakan, sampai saat ini Pemprov Riau bersama Kemenag Riau belum menemukan indikasi adanya NII di Riau. Namun pemerintah Riau akan tetap mewaspadai hal tersebut karena agama merupakan pemicu utama terjadinya konflik. "Agama merupakan pilar bagi peningkatan pembangunan masyarakat, berbagai upaya kita lakukan termasuk mengantisipasi timbulknya aliran- aliran yang meresahkan masyarakat, seperti Ahmadiyah beberapa waktu lalu. Dan NII yang beberapa waktu mencuat. Untuk itu, pemerintah daerah Riau tetap memberikan pembinaan dan himbauan kemasyarakat untuk mewaspadai hal- halyang bisa menimbulkan perbecahan," ungkapnya. Sementara itu, Balitbang Kemenag RI, Drs Nukhrison M Nuh MA APU menuturkan, saat ini Menag bersama wartawan sedang melakukan kunjungan ke Al Zaitun guna melihat langsung proses pembelajaran di lembaga pendidikan tersebut. "Kita belum dapat memastikan tentang keberadaan NII khususnya di Al Zaitun. Kartena disana ada ribuan santri yang sedang belajar dan pastinya menimbulkan kegelisahan bagi orang tua mereka. Untuk itu, guna memastikan Menag bersama wartawan melakukan kunjungan kesana," jelasnya. (msd)