0 menit baca 0 %

Kemenag Terima Kunjungan BNPT, Perkuat Sinergi Program Deradikalisasi di Kota Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag). Pada Selasa (19/08/2025), Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menerima kunjungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang bertempat di Aula Kemenag Kota Pekanbaru.Menurut Kasubdit Bina Masyarakat BNP...

Pekanbaru (Kemenag). Pada Selasa (19/08/2025), Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menerima kunjungan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang bertempat di Aula Kemenag Kota Pekanbaru.

Menurut Kasubdit Bina Masyarakat BNPT tersebut menyampaikan bahwa, maksud kedatangan BNPT yakni ingin melakukan koordinasi dalam penguatan program deradikalisasi yang ditujukan kepada mantan narapidana terorisme serta kepada keluarga yang sudah terpapar paham radikal di Kota Pekanbaru.

Sementara itu, mewakili Ka. Kankemenag, Plt Kasi Pd Pontren Zamri mengatakan bahwa sangat terbukaa dan akan siap mendukung segala program dan pendampingan yang diberikan oleh BNPT. Ia juga mebahwa dengan dilaksanakannya program ini, berharap kedepannya dapat menambah nilai moral, dan Pembinaan Mtra Derat (Mantan Narapidana Teroris).

Selain itu Zamri juga mengatakan bahwa kunjungan perwakilan BNPT ini merupakan salah satu langkah strategis untuk membangun kerja sama lintas sektoral demi mewujudkan kehidupan Beragama yang moderat, damai, dan toleran.

Selain kedatangan perwakilan BNPT, juga membersamai dan hadir pada pertemuan tersebut yakni mantan narapidana terorisme, yang mana juga melaksanakan konsultasi terkait perizinan kembali membuka pondok pesantren. Disisi Lain, Staf PD Pontren Khairil Anwar juga menjelaskan secara rinci mulai dari perizinan kembali pembuatan pondok pesantren Kembali.

Ditambahkan Zamri, bahwa Kementerian Agama akan selalu siap berkomitmen untuk terus berperestasi dan aktif dalam penguatan Moderasi Bergama. Pertemuan ini diharapkan mampu mencegah berkembangnya paham radikalisme di Kota Pekanbaru

Â