0 menit baca 0 %

Kementerian Agama Bagai Ikan dalam Aquarium Raksasa

Ringkasan: Tembilahan (Humas) – Humas dan Protokol merupakan bagian vital dalam organisasi Kementerian Agama. Baik dan buruknya citra Kementerian Agama di mata masyarakat terletak pada bidang ini. Untuk itu, kegiatan tentang kehumasan dan keprotokolan mesti dilaksanakan secara kontiniu bagi pegawai madr...
Tembilahan (Humas) – Humas dan Protokol merupakan bagian vital dalam organisasi Kementerian Agama. Baik dan buruknya citra Kementerian Agama di mata masyarakat terletak pada bidang ini. Untuk itu, kegiatan tentang kehumasan dan keprotokolan mesti dilaksanakan secara kontiniu bagi pegawai madrasah dan Kantor Urusan Agama di Indragiri Hilir. Demikian disampaikan H Burhanuddin HS BA, Ka. TU Kemenag Indragiri Hilir mewakili Kepala Kemenag Indragiri Hilir saat membuka Pelatihan Kehumasan dan Protokoler bagi 30 pegawai madrasah dan kantor KUA se-Indragiri Hilir di hotel Telaga Puri Tembilahan, Senin (9/9). “Untuk itu saya berharap, peserta memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang kehumasan dan keprotokalan ini,” lanjut H Burhanuddin. Menurut ketua panitia, H Heriyanto SAg, kegiatan ini mendatangkan instruktur dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan dari Kemenag Indragiri Hilir. Griven H. Putera MAg, sebagai instruktur dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau menyampaikan bahwa Kementerian Agama ini merupakan lembaga yang selalu disorot dan diperhatikan umat. Untuk itu, menjaga citra lembaga harapan umat ini merupakan sebuah kemestian. “Meminjam istilah Pak Menteri Agama, Kementerian Agama ini bagai ikan dalam akuarium raksasa. Sesuatu yang ada di dalam akuarium itu akan tampak jelas oleh orang dari sisi manapun. Untuk itu, semua pegawai Kementerian Agama mesti menjaga citra Kementerian ini. Dan lembaga utama yang melakukan pencitraan tersebut adalah bagian Informasi dan Humas. Untuk itu, bagian humas ini mesti ada bagiannya di Kemenag kabupaten dan kota. Kalau perlu sampai di KUA dan madrasah,” kata Griven. Pada kesempatan itu, Griven juga memaparkan surat edaran Nomor SJ/B.VIII/2/HM.00/4044/2013 tentang Optimalisasi Tugas dan Fungsi Subbagian Informasi dan Hubungan Masyarakat. Fatimah, salah-seorang peserta utusan MTSN Tembilahan menyambut baik kegiatan ini. Menurut guru di MTSN ini, kalau perlu pelatihan kehumasan dan protokoler ini juga diprogramkan untuk kepala madrasah dan kepala KUA. “Karena pentingnya bagian kehumasan dan keprotolan ini, maka para kepala madrasah dan Kepala KUA hendaknya mendapatkan pelatihan kehumasan dan keprotokolan ini,” usul Fatimah. (Hery)