Dumai (Inmas) - Berdasarkan
arahan bapak Wakil Presiden dalam Rapat Terbatas tanggal 10 Juni 2020 tentang
anggaran tambahan untuk Pesantren pada masa pandemi Covid-19, sehingga
diharuskan untuk melakukan survey awal lokasi pemberian bantuan berupa MCK
kepada sejumlah pondok pesantren dan termasuk di Kota Dumai Provinsi Riau, maka
pada hari Rabu (13/01/2021) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR) melalui Tim dari Ditjen Cipta Karya yakni Windy Mardian Dita Sukma, ST, Agus
Prasetyo, ST dan Eka Dian Novita bersama Kementerian Agama Kota Dumai melalui
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs.
Sarifuddin bersama Humas Zulfahmi Arief S.Sos melakukan survey awal. Survey
tersebut dilakukan pada salah satu pondok pesantren yang berada di Kota Dumai
Provinsi Riau yakni Pondok Pesantren Hidayatullah Dumai.
Ketua tim survei Windy Mardian Dita Sukma, ST mengatakan bahwa dari rekapitulasi survey tersebut didapati bahwa sistem sanitasi menggunakan sistem komunal dan individual, sistem sumber air bersih menggunakan sumur bor, jumlah santri yang mukim sudah melebihi kapasitas sehingga perlu adanya pembangunan baru dikarenakan ada beberapa bangunan yang lama sudah tidak layak digunakan, ujarnya.
Kedatangan rombongan tim dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan Kemenag Dumai melalui Kasi Pendis Kankemenag Dumai didampingi Humas di Ponpes Hidayatullah Dumai disambut Ketua Yayasan Muskaidi Indra, S.Pd bersama Drs. M. Ali Hermawan selaku Pembina. Disana, rombongan melihat langsung kondisi sarana prasarana pondok pesantren Hidayatullah Dumai. (Arief)