Kemuliaan Akhlak Nabi Muhammad SAW Jadi Inspirasi
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Riau melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H di Mesjid Agung An-Nur, Senin (6/2). Acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah tersebut berlangsung dengan Hikmat dengan penceramah Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar MA, mantan M...
Pekanbaru (Humas)- Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Riau melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1433 H di Mesjid Agung An-Nur, Senin (6/2). Acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah tersebut berlangsung dengan Hikmat dengan penceramah Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar MA, mantan Menteri Agama. Peringatan Maulid mengusung tema, “Kita Teladani Pengabdian Nabi Muhammad SAW dalam Membangun Masyarakat yang Berakhlakul Karimahâ€.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, HM Saman S Sos, menekankan, keteladanan Nabi Muhammad SAW adalah rahmat bagi semesta alam. Kepemimpinan yang patut dicontoh oleh pemimpin saat sekarang, karena beliau datang untuk merubah tatanan masyarakat yang buruk saat itu.
Sementara itu, sambutan Gubernur Riau yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Wan Syamsir, mengatakan, kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW hendaknya menjadi inspirasi, agar menjadi insan yang terpuji, kreatif dan inovatif dalam membangun tatanan kehidupan yang harmonis.
"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini janganlah hanya Ceremonial saja, namun ia mengajak agar dapat mencontoh apa yang diteladani Nabi Muhammad SAW, karena beliau adalah motivator dalam segala aspek. Prinsip dasar kehadirannya adalah untuk keselamatan dan kesejahteraan manusia, terwujudnya kebahagiaan, ketenangan kedamaian dan kenyamanan alam semesta. Kondisi baru dapat dirasakan apabila mampu mengimplementasikan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ucapnya.
Diakhir sambutannya ia mengajak agar keteladanan Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai acuan untuk memperkokoh landasan moral, spritual dan etika pembangunan bangsa yang peduli kepada perdamaian, keadilan, kebebasan, keseimbangan dan toleransi.
Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar MA, mantan Menteri Agama saat menyampaikan ceramahnya, banyak menyinggung keteladanan Nabi Muhammad SAW yang patut dicontoh oleh manusia saat sekarang. Kepemimpinan beliau , baik di dalam keluarga maupun negara harus dijadikan referensi umat saat ini. Karena beliau seorang pemimpin yang amanah dan adil. Begitu juga dengan kesabaran Nabi Muhammad SAW patut dijadikan tuntunan.
Nabi Muhammad SAW adalah orang yang paling mencintai umatnya, beliau tidak akan masuk surga sebelum umatnya masuk kedalam surga. Beliau senantiasa mengedepankan ilmu pengetahuan. Untuk menguasai dunia bahkan akhirat adalah dengan ilmu. Kesabaran yang beliau miliki diatas rata-rata manusia, itu terlihat ketika beliau mengajak orang-orang kafir saat itu untuk menyembah kepada Allah SWT, beliau diejek bahkan dilempari batu, namun ia tetap sabar dan mendo’akannya. "Nabi Muhammad SAW akan selalu bersama umat yang bersalawat kepadanya," pungkasnya.(andika)