0 menit baca 0 %

Kepala KanKemenag Kab. Inhu lakukan Pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) - Senin. 10 Juni 2024 Sejumlah Penyuluh Agama (ASN dan Non-ASN) dilingkungan kementerian agama kabupaten Indragiri Hulu menghadiri kegiatan pembinaan penyuluh agama islam di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu. Kegiatan diadakan oleh seksi Bimas Islam dan dibuk...

Indragiri Hulu (Kemenag) - Senin. 10 Juni 2024 Sejumlah Penyuluh Agama (ASN dan Non-ASN) dilingkungan kementerian agama kabupaten Indragiri Hulu menghadiri kegiatan pembinaan penyuluh agama islam di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu. Kegiatan diadakan oleh seksi Bimas Islam dan dibuka langsung oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, H. Darwison. Acara pembinaan dilaksanakan dalam rangka mengevaluasi kinerja Penyuluh Agama di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat atas keberhasilan penyuluh agama kab. Indragiri Hulu atas nama Ust Rasyidin dan Ust Cahyadi..“Saat ini kita tengah menghadapi transformasi dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, perlu terobosan dalam kinerja penyuluh agama seperti yang dilakukan” ujar Darwison dalam sambutannya. Beliau menyampaikan bahwa Ust. Rasidin dan Ust. Cahyadi dapat menjadi contoh bagi semua penyuluh untuk terus berinovasi.

Perubahan paradigma lama ke paradigma baru dalam transformasi harus dapat diikuti oleh Penyuluh Agama. Mereka harus bangga dengan jabatan yang di emban agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh semangat. Semangat inilah nantinya untuk dapat menjadi bahan bakar dalam meningkatkan kinerja penyuluh agama.

Selain itu turut hadir narasumber dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Idah Heridah selaku Penggerak Swadaya Masyarakat di bidang Peneizawa. Beliau memaparkan materi tentang pentingnya kinerja penyuluh dalam melaksanakan fungsi percepatan zakat wakaf didaerah masin-masing. Belaiu memaparkan bahwa penyuluh adalah ujung tombak dalam menggerakan masyarakat. Kedekatan penyuluh dan masyarakat adalah kunci penting dalam menjalankan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat. Muhammad Ihsan selaku kasi Bimas Islam berharap semoga kegiatan pembinaan ini dapat meningkatkan kinerja penyuluh agama.

(Reski)