0 menit baca 0 %

Kepala Kankemenag Siak Buka PDWK bagi 30 Guru Tematik MI

Ringkasan: Siak (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd membuka secara resmi kegiatan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) bagi Guru Tematik MI (Madrasah Ibtida iyah) se-Kabupaten Siak. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Siak,...

Siak (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd membuka secara resmi kegiatan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) bagi Guru Tematik MI (Madrasah Ibtida’iyah) se-Kabupaten Siak. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Siak, berlangsung di aula Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Senin, (18/01/2022). Acara tersebut dilaksanakan selama 6 hari mulai tanggal 17-22 Januari 2022 ini, diikuti 30 peserta. Pelatihan pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu. Dalam pelaksanaannya, seluruh kegiatan penyampaian materi pelajaran disajikan secara terpadu atau terintegrasi antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain.

Dalam sambutannya, H. Erizon Efendi menyampaikan terima kasih atas perhatian BDK Padang yang telah memberikan kesempatan kepada guru-guru di lingkungan Kankemenag Siak untuk berlatih meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan ini. Lebih lanjut, Kepala Kankemenag Siak tersebut menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan atau keahlian termasuk, keterampilan dalam proses pembelajaran dan sikap mental guru madrasah MI untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan standar kompetensi sebagai seorang guru yang profesional.

Menyangkut pembangunan bidang agama, tambahnya, kebijakan peningkatan pelayanan pelatihan, nilai-nilai dasar SDM tenaga pendidik Kementerian Agama,  baik yang mengajar di madrasah swasta atau negeri tetap menjadi prioritas. “Semoga pelatihan yang dilaksanakan ini akan dapat mencapai tujuan dan sasaran yang diharapakan yaitu peningkatan kualitas dan kompetensi bagi tenaga pendidik di madrasah ibtida’iyah (MI) agar mampu melaksanakan tugas dengan baik, kompeten, dan profesional,” harapnya. (Hd)