0 menit baca 0 %

Kepala Kankemenag Siak Serahkan Donasi Keluarga Besar Kemenag Siak Kepada Pimpinan Ponpes Nurul Yakin, Dayun

Ringkasan: Siak (Inmas) Rabu, (22/12/2021), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, H. Resman Junaidi, S.HI menyerahkan donasi yang terkumpul dari Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Siak sebesar Rp.

Siak (Inmas) – Rabu, (22/12/2021), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam, H. Resman Junaidi, S.HI menyerahkan donasi yang terkumpul dari Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Siak sebesar Rp. 18.350.000 kepada Pimpinan dan Pengurus Pondok Pesantren Nurul Yakin, Kecamatan Dayun. Peyerahan Donasi ini diterima oleh Ustadz Jamal Rusdi, S.Sos.I dari unsur pimpinan Pesantren didampingi pengurus dan Kepala KUA Kecamatan Dayun, Ali Murtadho, S.Ag.   

Kepada pihak Pesantren, H. Erizon Efendi menyampaikan rasa simpati yang mendalam atas kejadian musibah terbakarnya asrama santri di Ponpes Nurul Yakin. Oleh sebab itu, beliau bersama Kasi Pendis bersama lembaga dan ASN Kemenag kabupaten Siak menggalang pengumpulan donasi demi membantu ujian yang dihadapi keluarga besar Ponpes Nurul yakin tersebut.

Sebelumnya, dikutip dari laman amanahnews.com, musibah kebakaran yang terjadi di asrama putra Pondok Pesantren Nurul Yakin, Kecamatan Dayun menyisakan duka yang mendalam bagi para santri dan pengurus pondok. Kebakaran hebat tersebut, menghanguskan seluruh ruangan dan hanya menyisakan puing-puing bangunan dan peralatan milik santri yang tidak terselamatkan. Kebakaran itu terjadi pada jumat malam (17/12/2021) sekitar pukul 21. 00 WIB.

Terakhir, Pengurus Pondok Pesantren Nurul Yakin, Ustadz Muhajir mengucapkan terimakasih kepada Keluarga Besar Kemenag Kabupaten Siak atas bantuan yang diberikan. "Kami atas nama pengurus pondok dan yayasan Nurul Yakin Dayun mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada kami ini sangat membantu untuk pesantren. Insyaa Allah kami akan segera melakukan pembangunan kembali asrama putra yang terbakar, kami merasa terbantu,"ucapnya. 

Penyebab terjadinya kebakaran asrama putra yang dihuni 42 orang siswa belum bisa dipastikan, namun dugaan sementara penyebab kebakaran arus pendek listrik. Hal ini diungkap Muhajir selaku pengurus pondok pesantren mengingat para siswa sedang libur sekolah dan dipulangkan ke rumah masing-masing. (Hd)

Â