0 menit baca 0 %

Kepala Kantor Kemenag Jadi Narasumber Pelatihan Imam dan Khatib.

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik, pada Sabtu, 8 Februari 2025.

Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar di Masjid Raya Baiturrahman, Desa Lirik Area, Kecamatan Lirik, pada Sabtu, 8 Februari 2025. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para imam serta khatib dalam menyampaikan dakwah yang benar dan sesuai tuntunan agama. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta yang berasal dari berbagai masjid di wilayah sekitar, menunjukkan besarnya minat masyarakat dalam memperdalam ilmu agama.

Dalam materinya, Darwison menekankan bahwa menjadi imam dan khatib bukan hanya sekadar memimpin shalat atau menyampaikan khutbah, tetapi juga membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang ilmu agama. Ia mengingatkan para peserta untuk terus menimba ilmu dan tidak merasa puas dengan pengetahuan yang sudah dimiliki.

“Seorang imam dan khatib harus selalu belajar dan memperbarui ilmunya, agar mampu memberikan pencerahan yang benar kepada jamaah,” ujar Darwison.

Darwison juga mengungkapkan rasa bahagianya atas terselenggaranya pelatihan ini. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat penting untuk terus dilakukan, mengingat peran imam dan khatib yang strategis dalam membimbing masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus didukung karena memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas dakwah dan pembinaan umat,” katanya.

Pelatihan imam dan khatib memiliki peran vital dalam memastikan bahwa pesan-pesan agama disampaikan dengan tepat dan bijak. Imam dan khatib yang terlatih tidak hanya mampu memimpin ibadah dengan baik, tetapi juga menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam berdakwah, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang religius dan harmonis di tengah masyarakat.

(Reski)