0 menit baca 0 %

Kepala Kantor Kemenag Kab. Indragiri Hulu, Dampingi Kunjungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau di KBIHU Kec. Pasir Penyu

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, H. Darwison menerima sambutan baik Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau, H. Muliardi di KBIHU Ar-Raudhah Kec. Pasir Penyu pada Senin, 17 Februari 2025. Kehadiran Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi R...

Indragiri Hulu (Kemenag) --- Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu, H. Darwison menerima sambutan baik Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau, H. Muliardi di KBIHU Ar-Raudhah Kec. Pasir Penyu pada Senin, 17 Februari 2025. Kehadiran Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau dalam rangka menutup kegiatan manasik haji KBIHU Ar – Raudhah Kec. Pasir Penyu. Kegiatan ini diikuti oleh 7 Regu (100 Orang) JCH Asal Kec. Pasri Penyu Reguler maupun Cadangan yang akan diberangkatkan pada Penyelenggaraan Haji Tahun 2025.

Ketua KBIHU Ar – Raudhah, Tengku Waha mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Riau untuk menyempatkan diri menghadiri undangan.

“Semoga kehadiran beliau menjadi motivasi kepada kita semua untuk bersemangat melaksanakan Haji 2025 nantinya,” Ujar Tengku Waha dalam sambutannya.

Selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Indragiri Hulu juga menyampaikan  Pesan kepada Jemaah Calon Haji untuk dapat menjaga Kesehatan sampai usai menyelenggarakan ibadah Haji.

“Insya allah Bapak/Ibu yang berbahagia hari ini akan mengikuti Haji tahun penyelenggaraan 2025 untuk itu kami harap Bapak / Ibu dapat menjaga kesehatan.” Ujarnya. Ia Berharap agar Bapak / Ibu Jemaah Calon Haji dapat mendengarkan nantinya arahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.

Dalam sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi menyampaikan bahwa perjalanan Haji merupakan perjalanan Panjang, mulai dari mendaftar, antri menunggu pemanggilan, mengikuti rangkaian manasik hingga melaksanakan ibadah haji di tanah suci, memerlukan banyak waktu dan tenaga.

“Untuk itu Bapak / Ibu yang akan berangkat diharapkan telah menyelesaikan berbagai urusan administrasi keimigrasian dan itita’ah” Ujar Muliardi.

(Reski)