0 menit baca 0 %

Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Ikut Webinar Evalusi Hasil Penilaian Pembangunan ZI-WBK/WBBM

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. A. Karim, M.Pd.I mengikuti kegiatan webinar melalui zoom meeting tentang evaluasi hasil penilaian pembangunan ZI-WBK/WBBM yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dan di hadiri oleh Kepala Kantor Ke...

Pekanbaru (Inmas). Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. H. A. Karim, M.Pd.I mengikuti kegiatan webinar melalui zoom meeting tentang evaluasi hasil penilaian pembangunan ZI-WBK/WBBM yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, dan di hadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama tingkat provinsi, Kabupaten Kota seluruh Indonesia. Senin (16/08/2021)

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Agama yang di wakili oleh staf khusus Menteri Agama RI KH. Abdul Rahman, dan langsung di paparkan tentang ZI-WBK/WBBM oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI Dr. Deni Suardini, SE, AKT, M.M, CFRA, CA,QIA.

Dari hasil survei indeks persepsi anti korupsi (IPAK) dan Indek kualitas pelayanan (IKP) calon WBK-WBBM tahun 2021. Kementerian Agama terus memperluas pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Program reformasi birokrasi Kemenag telah memasuki tahun kedua pada tahap ketiga (2020-2024), Ada tiga sasaran utama, yaitu: birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, dan pelayanan publik yang prima.

Adapun lima kunci sukses yang perlu dijalankan secara berkelanjutan dalam membangun ZI WBK WBBM. Pertama, komitmen pimpinan. "Pembangunan Zona Integritas sangat bergantung pada komitmen pimpinan, kedua kemudahan pelayanan, ketiga program masyarakat, keempat monitoring dan evaluasi, kelima manajemen media, tidak terkecuali di Kemenag Kota Pekanbaru untuk berkomitmen dan berkontribusi secara optimal sesuai tugas, fungsi, dan peran dalam mengimplementasikan program reformasi birokrasi Kementerian Agama, melalui pembangunan Zona Integritas. (ags/lita)