0 menit baca 0 %

Kepala Kantor Kemenag Kuansing Tinjau Penyelenggaraan OMI 2025 di MAN 1 Kuantan Singingi

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon meninjau pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di MAN 1 Kuantan Singingi. Kegiatan OMI untuk seluruh  jenjang dilaksanakan di MAN 1 Kuantan Singingi sebagai titik lokasi yang dipilih, Selasa, 9 Sep...

Kuansing (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon meninjau pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di MAN 1 Kuantan Singingi. Kegiatan OMI untuk seluruh  jenjang dilaksanakan di MAN 1 Kuantan Singingi sebagai titik lokasi yang dipilih, Selasa, 9 September 2025.

 Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kuantan Singingi, Rini Susanti menyebutkan MAN 1 Kuantan Singingi ditunjuk sebagai tilok OMI 2025 dengan jumlah siswa peserta OMI sebayak 470 peserta, yang berasal dari seluruh jenjang, mulai dari MI, MTs, dan MA. Peserta terbagi dalam empat sesi, mulai dari 07.30 WIB sampai dengan 17.30 WIB.

Sejumlah mata pelajaran yang diolimpiadekan dalam OMI 2025 untuk tingkat MA antara lain matematika, geografi, fisika, ekonomi, biologi, dan kimia. Sementara untuk tingkat MTs yaitu IPA, IPS, dan matematika. Adapun tingkat MI yaitu IPAS dan matematika. Untuk pelaksanaan OMI jenjang MI yaitu Rabu, 10 September 2025 dan pelaksanaan OMI jenjang MTs dihari Kamis, 11 September 2025. 

 Di lokasi yang sama, Kakan Kemenag Kuansing, Suhelmon mengatakan OMI 2025 mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains Untuk Generasi Indonesia Maju dan Berdaya Saing Global”. Tema ini mempunyai makna dan harapan agar seluruh potensi diri yang dimiliki para murid dapat dijadikan inovasi dan menghasilkan prestasi melalui ruang kompetisi yang menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sehingga mampu membawa madrasah semakin mendunia.

 Ajang ini bukan hanya wadah untuk unjuk prestasi akademik, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan spiritualitas siswa madrasah. “Melalui olimpiade ini, kita ingin menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga pusat lahirnya ilmuwan muda yang unggul dalam sains, teknologi, dan humaniora,” tegasnya tadi pagi.

 OMI 2025 mengedepankan integrasi nilai-nilai keislaman dalam bidang sains dan riset, yang mengajarkan murid untuk melihat ilmu pengetahuan sebagai bagian dari ibadah dan pengembangan diri sesuai ajaran Islam. ( JR )