Bantan (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H. Khaidir meresmikan pemakaian Masjid di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurussalam Desa Mentayan Selasa Malam (09/09/2025). Peresmian diikuti oleh Pimpinan Ponpes Darun Najah Kota Kediri Kiyai Ali Wafa Ar Razikin, Pimpinan Ponpes Nurussalam KH. Muhammad Nizar, Pimpinan Group Sholawat Al Burdah Abah Fadli Inayatullah dan undangan lainnya.Â
Dalam
sambutannya, H. Khaidir menyampaikan rasa syukur dan bangga atas peresmian
masjid ini. "Peresmian masjid ini merupakan momen yang sangat penting bagi
Ponpes Nurussalam dan masyarakat sekitarnya," ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Bengkalis juga berharap bahwa masjid ini dapat menjadi pusat
kegiatan keagamaan dan pendidikan bagi masyarakat sekitarnya. "Masjid ini
diharapkan dapat menjadi simbol kekuatan spiritual dan moral bagi masyarakat
sekitarnya," katanya.
Pimpinan Ponpes Nurussalam KH.
Muhammad Nizar menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis atas kesediaannya meresmikan
masjid Ponpes Nurussalam. "Kami sangat berterima kasih atas kesediaan
Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis meresmikan masjid
kami," ujarnya.
Pimpinan Ponpes Nurussalam
juga berharap bahwa masjid ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan
dan ketaqwaan santri dan masyarakat sekitarnya. "Kami berharap masjid ini
dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan pendidikan yang berkualitas bagi
santri dan masyarakat sekitarnya," katanya.
Pimpinan Ponpes Nurussalam
juga menyampaikan harapannya bahwa dengan peresmian masjid ini, Ponpes
Darussalam dapat semakin maju dan berkembang dalam bidang keagamaan dan
pendidikan. "Kami berharap dengan peresmian masjid ini, Ponpes Darussalam
dapat semakin maju dan berkembang dalam bidang keagamaan dan pendidikan,"
ujarnya.
Dengan peresmian masjid ini,
diharapkan Ponpes Nurussalam dapat semakin meningkatkan kualitas pendidikan dan
kegiatan keagamaan bagi santri dan masyarakat sekitarnya. Peresmian masjid ini
juga diharapkan dapat menjadi simbol kekuatan spiritual dan moral bagi
masyarakat sekitarnya.