0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Inhil Pantau Asesmen Nasional Komputer di MAN 1 Inhil

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, memantau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Inhil. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H.

Tembilahan (Kemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H. Harun, memantau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Inhil. Ia didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Zainal Abidin, dan beberapa staf dari bidang Pendidikan Madrasah, Senin (4/8/2025).

Kegiatan ANBK ini diikuti oleh 78 peserta didik kelas XI dari tiga madrasah yang berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 4 hingga 5 Agustus 2025. Plt. Kepala Madrasah MAN 1 Inhil, Ibrahim, menjelaskan bahwa ANBK dilaksanakan dalam dua sesi setiap harinya. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.30 WIB, sedangkan sesi kedua pada pukul 10.40 WIB.

Dalam hal ini, Kepala Kantor Kemenag Inhil H. Harun mengatakan bahwa sangat mengapresiasi atas pelaksanaan ANBK di MAN 1 Inhil.

"Kami mengapresiasi dan bangga melihat pelaksanaan ANBK di MAN 1 Inhil ini berjalan dengan lancar dan sukses. Ini menunjukkan kesiapan dan komitmen madrasah dalam mendukung program pemerintah untuk memetakan mutu pendidikan nasional. Hasil dari asesmen ini akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kita semua untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir," ujar H. Harun.

Ibrahim mengungkapkan rasa syukurnya karena pelaksanaan ANBK berjalan lancar. "Alhamdulillah, pelaksanaan ANBK di MAN 1 Inhil berjalan sukses dan lancar. Kami bersyukur semua sarana dan prasarana penunjang sudah memadai, mulai dari komputer hingga jaringan internet," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ANBK merupakan program evaluasi dari pemerintah untuk memotret mutu pendidikan di madrasah. Hasilnya tidak akan memengaruhi nilai siswa secara individu, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kualitas pembelajaran di masa depan.

Wakil Kurikulum MAN 1 Inhil, H. Alfian, menjelaskan bahwa dari total 78 peserta, 50 orang di antaranya berasal dari MAN 1 Inhil. Sisanya adalah peserta dari madrasah lain yang juga difasilitasi di MAN 1 Inhil, yaitu 10 peserta dari MAS Al Islami Sei. Jepun dan 13 peserta dari MAS Nailul Aman. (Ria)