Indragiri
Hulu (Kemenag) – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kementerian Agama
Kabupaten Indragiri Hulu. Pada momen penuh keprihatinan ini, Kepala Kantor
Kemenag Inhu, Darwison, bersama sejumlah pegawai dan pejabat struktural,
melakukan takziah ke rumah duka Kepala KUA Kecamatan Pasir Penyu, H. Arifin,
yang baru saja kehilangan ibunda tercinta.
Takziah
dilakukan secara langsung di kediaman almarhumah pada awal pekan ini. Turut
hadir dalam rombongan takziah tersebut Kepala Subbag Tata Usaha, Ehirdamri,
Kepala KUA Kecamatan Rengat Barat, Yusrianto, serta sejumlah pegawai KUA Rengat
Barat lainnya.
Dalam
suasana haru, Darwison menyampaikan belasungkawa mendalam dan menguatkan H.
Arifin beserta keluarga agar tetap tabah dan sabar menghadapi ujian ini.
"Kami
datang sebagai keluarga besar Kemenag. Kehilangan orang tua adalah duka yang
dalam, dan sudah sepatutnya kita hadir untuk saling menguatkan," ujar
Darwison.
Ia
menambahkan bahwa kehadiran bersama ini bukan sekadar bentuk simpati, tetapi
juga cerminan dari nilai-nilai kekeluargaan dan kebersamaan yang selama ini
dijunjung tinggi di lingkungan Kementerian Agama.
"Kami
ingin menunjukkan bahwa di Kemenag, kita tidak hanya bekerja bersama, tapi juga
saling menopang dalam suka maupun duka," tambahnya.
Takziah
berlangsung dengan khidmat. Setelah doa bersama, para pegawai menyempatkan
waktu untuk berbincang dan memberikan dukungan moril kepada H. Arifin dan
keluarga.
Kepala
KUA Pasir Penyu, H. Arifin, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan
kehadiran langsung dari pimpinan serta rekan-rekan sejawat.
"Kehadiran
Bapak Kepala dan seluruh rekan-rekan Kemenag sangat berarti bagi kami. Ini
meringankan beban duka kami dan memperkuat semangat untuk tetap tegar,"
ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Momen ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi tak hanya diukur dari kinerja, tetapi juga dari solidaritas dan empati antar anggotanya, terutama dalam menghadapi masa-masa sulit.