0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Inhu Hadiri Pemberian Remisi, Tegaskan Komitmen Pembinaan Keagamaan di Rutan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Kelas II Kabupaten Indragiri Hulu pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Puluhan warga binaan menerima remisi berupa pemotongan masa tahanan yang diberikan secar...

Indragiri Hulu (Kemenag) โ€“ Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Kelas II Kabupaten Indragiri Hulu pada Minggu, 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Puluhan warga binaan menerima remisi berupa pemotongan masa tahanan yang diberikan secara simbolis oleh Bapak Ade Agus Hartanto.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), termasuk Bupati Indragiri Hulu dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, H. Darwison. Seusai prosesi pemberian remisi, para pimpinan melakukan peninjauan langsung ke blok hunian warga binaan untuk melihat kondisi rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Darwison menegaskan bahwa Kementerian Agama Inhu memiliki peran penting dalam pembinaan spiritual warga binaan.

โ€œKami tidak hanya hadir di momen seremonial, tetapi juga ikut terlibat dalam pembinaan keagamaan. Penyuluh Agama Islam maupun Penyuluh Agama Kristen secara rutin memberikan bimbingan, karena kami percaya pembinaan moral dan spiritual sangat penting bagi proses reintegrasi sosial mereka,โ€ ujarnya.

Menurut Darwison, remisi bukan sekadar pemotongan masa hukuman, tetapi juga momentum untuk mendorong para warga binaan memperbaiki diri.

โ€œRemisi harus dimaknai sebagai motivasi agar warga binaan terus berbenah, memperbaiki perilaku, dan kelak kembali ke tengah masyarakat dengan membawa semangat baru,โ€ tambahnya.

Sementara itu, Bupati Indragiri Hulu menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan warga binaan. โ€œKita ingin rutan tidak hanya menjadi tempat menjalani hukuman, tetapi juga wadah pembelajaran dan pembinaan. Kehadiran Kemenag dengan program keagamaannya adalah bentuk nyata dukungan untuk mencetak warga binaan yang lebih baik,โ€ ungkapnya.

Pemberian remisi di Hari Kemerdekaan setiap tahunnya menjadi simbol bahwa kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat di luar rutan, melainkan juga hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani masa hukuman.

(Reski)