Kuansing ( Kemenag ) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi H. Suhelmon secara resmi meresmikan Taman Sakinah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah, pada Rabu pagi, 06 Agustus 2025.
Peresmian ini menjadi momen bersejarah bagi KUA Kuantan Tengah dalam upaya menghadirkan layanan keagamaan yang lebih ramah keluarga serta menciptakan lingkungan edukatif yang sejuk dan religius.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kuansing mengapresiasi kerja keras kepala KUA Kuantan Tengah dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan taman sakinah tersebut. “Taman Sakinah ini diharapkan menjadi simbol keteladanan keluarga sakinah dan menjadi ruang inspiratif bagi calon pengantin maupun masyarakat yang datang ke KUA,” ungkapnya.
Disamping itu, Suhelmon menyampaikan bahwa pembuatan taman sakinah ini, adalah salah satu bentuk Inovasi yang dibuat oleh KUA Kuantan Tengah perlu dicontoh juga oleh KUA-KUA yang lain se Kab. Kuansing.
Sesuai pantun beliau :
"Bersinar mentari pagi
Saat nya Ibuk-ibuk menjempur kain.
KUA Kuantan Tengah sudah berinovasi
Mudah-mudahan menular ke KUA yang lain"
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala seksi di jajaran Kemenag, Kasi Haji H. Armadis, Kasi Bimas H. Bahrul Aswandi, Kasi Penyelenggara Supriadi, Kasi Penmad Rini Susanti dan semua staf dan pegawai Kankemenag Kuansing, dan Staf dan pegawai KUA Kuantan Tengah H. Jefri Eriadi, para penyuluh Agama, Penghulu agama, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan peninjauan langsung ke area taman yang dihiasi dengan pesan-pesan edukatif tentang keluarga sakinah mawaddah warahmah.
Kepala KUA Kuantan Tengah H. Jefri Eriadi, menyampaikan bahwa "biaya pembuatan taman sakinah ini adalah swadaya Kepala KUA dan menejer nya adalah Kapala KUA Kuantan Tengah sendiri. Ungkap H. Jefri.
Selanjutnya beliau menyatakan "lama pelaksanaan pembuatan nya lebih Dua bulan yaitu mulai tanggal 02 Juni 2025 sampai dengan 31 Juli 2025."
Taman Sakinah ini juga sebagai sugesti bagi calon pengantin yang akan menikah bahkan orang yang tidak menikah pun semangat memanfaatkan taman sakinah tersebut. Juga bisa untuk dimanfaatkan sebagai sarana bimbingan pranikah, edukasi keagamaan, dan tempat refleksi keluarga Islami. Semangat moderasi beragama dan penguatan ketahanan keluarga menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan melalui keberadaan taman ini. ( Pri )