0 menit baca 0 %

Kepala Kemenag Kuansing Tekankan Kolaborasi pada Penutupan Diklat Kepala Labor PAI

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penutupan kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Labor Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlangsung di SMP Negeri 6 Kuantan Singingi, Kamis (18/12/2025), menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam.


Kuansing (Kemenag) Penutupan kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Labor Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berlangsung di SMP Negeri 6 Kuantan Singingi, Kamis (18/12/2025), menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Suhelmon, secara tegas menekankan pentingnya menjaga dan melanjutkan semangat kolaborasi yang telah terbangun selama pelaksanaan diklat.

“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang untuk membangun, membentuk, menumbuhkan kolaborasi yang harus terus kita pertahankan dan lanjutkan. Karena inilah yang menjadi kunci keberhasilan peningkatan kualitas pendidikan kita,” ujar Suhelmon dalam sambutannya di hadapan peserta dan undangan.

Menurutnya, keberhasilan diklat diukur dari implementasi nyata di satuan pendidikan masing-masing. “Ilmu dan pengalaman yang Bapak dan Ibu peroleh selama sebelas hari ini harus hidup di sekolah. Labor PAI harus menjadi ruang pembelajaran yang aktif, kreatif, dan membentuk karakter peserta didik,” tegasnya.

Laporan panitia disampaikan oleh Suryadi yang mewakili Kepala Loka Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Pekanbaru. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan diklat yang dilaksanakan sejak 8 hingga 18 Desember 2025.

Penutupan resmi kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kuantan Singingi, Herizon. Dalam sambutannya, ia berpesan agar hasil diklat dijadikan bekal untuk dibagikan kepada peserta didik, sekaligus menyampaikan salam dan ucapan terima kasih dari saudara-saudara di Aceh yang menerima bantuan dari guru-guru PGRI, AGPAII, dan asosiasi di Kuantan Singingi.