0 menit baca 0 %

Kepala KUA dan Penghulu Kecamatan Pucuk Rantau Ikuti Muscab II APRI Kuantan Singingi

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pucuk Rantau, Marwis, S.Ag, bersama Penghulu Kecamatan Pucuk Rantau, Buatan Qadri, S.H., turut menghadiri dan mengikuti kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) II Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kuantan Singingi.

Kuansing (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pucuk Rantau, Marwis, S.Ag, bersama Penghulu Kecamatan Pucuk Rantau, Buatan Qadri, S.H., turut menghadiri dan mengikuti kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) II Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Selasa, 05 Agustus 2025 bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi.

Acara Muscab II ini dihadiri oleh para penghulu dan pejabat KUA se-Kabupaten Kuantan Singingi dengan tujuan memperkuat sinergi dan profesionalisme para penghulu dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam menyusun program kerja APRI ke depan yang lebih adaptif 

terhadap tantangan zaman.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala KUA Kecamatan Pucuk Rantau, Marwis, S.Ag., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Muscab II APRI ini. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa kemajuan bagi institusi penghulu dan pelayanan keagamaan di daerah.

“Kami siap mendukung segala program yang dicanangkan APRI demi meningkatkan mutu pelayanan pernikahan serta pembinaan umat di tingkat kecamatan,” ungkap Marwis.

Sementara itu, Buatan Qadri, S.H., sebagai penghulu Kecamatan Pucuk Rantau, menambahkan pentingnya kolaborasi dan pembekalan kompetensi bagi para penghulu dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang.

Musyawarah berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan hasil Muscab II APRI Kabupaten Kuantan Singingi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja para penghulu dalam melayani masyarakat dengan profesional, santun, dan bermartabat.(NO)