0 menit baca 0 %

Kepala KUA dan Penyuluh Agama Sentajo Raya Hadiri FGD

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Kepala KUA dan Penyuluh Agama Kecamatan Sentajo Raya ikut menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Aula Polres Kuansing, yang ditaja langsung oleh Kapolres dan jajarannya, dengan tema: "Bersih-bersih Intoleransi dan Deradikalisasi di Wilayah Kabupaten Kuansing", Kamis 18 Februari...

Kuansing (Inmas), Kepala KUA dan Penyuluh Agama Kecamatan Sentajo Raya ikut menghadiri Focus Group Discussion (FGD) di Aula Polres Kuansing, yang ditaja langsung oleh Kapolres dan jajarannya, dengan tema: "Bersih-bersih Intoleransi dan Deradikalisasi di Wilayah Kabupaten Kuansing", Kamis 18 Februari 2021. Tujuan diadakan kegiatan ini adalah agar Intoleransi dan Deradikalisasi di wilayah Kabupaten Kuansing tidak terjadi.

Yang hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Kuansing dan jajarannya, Kasat Bimas Polres, Kapolsek, Kepala Kankemenag Kuansing,  Kasubag TU, Kasi Bimas, Kasi PHU Kemenag Kuansing, Kepala KUA Kecamatan se-Kabupaten Kuansing, Ketua MUI, Ketua FKUB, Ketua NU, penyuluh agama se-Kabupaten Kuansing, baik penyuluh Fungsional maupun penyuluh non PNS, pemuda Muhammadiyah, pemuda Anshor, pemuda Tarbiyah, Tokoh agama dan Tokoh masyarakat lainnya.

Sebagai Narasumber yaitu Kapolres, Kepala Kankemenag, Ketua MUI dan Ketua NU Kabupaten Kuansing.

Kapolres menjelaskan tentang maksud Intoleransi adalah sebuah paham/pandangan yang mengabaikan seluruh nilai-nilai dalam toleransi yaitu perasaan empati kepada orang/kelompok lain yang berasal dari kelompok, golongan/latar belakang yang berbeda.

Pada kesempatan itu Kepala Kankemenag menghimbau kepada keluarga Kemenag, jangan sampai ada diantara kita yang terekspose/terpengaruh oleh Intoleransi dan Deradikalisasi apalagi melaksanakannya.

Selanjutnya ketua MUI menyimpulkan materinya, bahwa di Kuansing saat ini tidak ada intoleransi dan Deradikalisasi dan juga menguraikan bahwa Islam itu agama yang mulia dan tidak mengajarkan yang buruk.

Dan narasumber terakhir yaitu ketua NU Kuansing yang dapat disimpulkan adalah Radikalisme itu bukan Islam dan Islam itu bukan Radikalisme. (Pri)