Kuansing ( Kemenag ) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah bersama tiga orang Penyuluh Agama Islam mengikuti kegiatan Pembinaan Da i/Da iyah yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kemenag Kuansing dan diikuti oleh para da i dan da iyah dari kecamatan se Kabupaten. Bertempat di aula Kemenag, Kamis 07 Agustus 2025.
Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para da i/da iyah dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah yang moderat, inklusif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat peran para penyuluh agama Islam dalam membina masyarakat, khususnya dalam hal pemahaman keagamaan yang toleran dan damai.
Kepala KUA Kuantan Tengah, H. Jefri Eriadi menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini sangat penting dalam memperkuat sinergi antara KUA dan para penyuluh agama Islam dalam menjalankan tugas dakwah dan pelayanan umat.
 Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan ruang untuk meningkatkan kualitas diri sebagai pelayan umat. Harapannya, setelah kegiatan ini, para da i dan da iyah semakin mampu menghadirkan dakwah yang menyentuh dan membangun masyarakat yang harmonis, ujar beliau.
Tiga penyuluh agama Islam fungsional dari Kuantan Tengah yang turut hadir dalam pembinaan ini adalah :
1. PrihasniÂ
2. Jabrius Jas Â
3. LasmiadiÂ
Ketiganya aktif dalam berbagai kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan di tingkat desa, kecamatan maupun Kabupaten di Kuansing. Bahkan ada yang keluar Kuansing.
Peserta lain yang hadir berjumlah 71 orang yang terdiri dari Kepala KUA se Kab Kuansing, Penghulu, penyuluh dan tokoh -tokoh agama atau da'i/da'iyah sw Kab. Kuansing yang terpilih. Ikut kegiatan ini.Â
Kegiatan pembinaan da i/da iyah ini menghadirkan narasumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Kabid URAIS , H. M. Fahri, Kepala Kantor Kemenag Kuansing H. Suhelmon, serta kasi Bimas Islam H. Bahrul Aswandi. Yang membawakan materi tentang metode dakwah efektif, penguatan moderasi beragama, dan peran da i dalam era digital dan isu-isu dakwah kontemporer.Â
Semoga dengan diadakan kegiatan ini, baik kepala KUA, penghulu, penyuluh dan da'i/da'iyah semakin meningkat dan eksis cara berdakwah nya dan berkualitas, baik disegi materi maupun retorika dakwahnya.Â
 ( Pri )