0 menit baca 0 %

Kepala KUA Hadiri Acara Maal Hijrah BKMT Kecamatan Mandau di Mesjid Assalam

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Kepala KUA Mandau Saim menghadiri dan memberikan  sambutan pada acara maal hijrah badan kontak majlis ta lim (BKMT) kecamatan Mandau yang diadakan di mesjid Assalam jalan Hangtuah Jumat, 11/07/2025. Turut hadir dalam acara tersebut penceramah kota Duri Ustadz Ali Hasan Rambe dan se...

Mandau (Kemenag) – Kepala KUA Mandau Saim menghadiri dan memberikan  sambutan pada acara maal hijrah badan kontak majlis ta’lim (BKMT) kecamatan Mandau yang diadakan di mesjid Assalam jalan Hangtuah Jumat, 11/07/2025. Turut hadir dalam acara tersebut penceramah kota Duri Ustadz Ali Hasan Rambe dan seluruh pengurus dan anggota BKMT kecamatan, kelurahan dan desa.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi di antara sesama anggota BKMT sekaligus untuk menambah ilmu mendengarkan kajian keislaman.

Dalam sambutannya Saim menyampaikan pesan-pesan penuh hikmah untuk semua hadirin. Berdamai dengan manusia dan alam berarti membangun hubungan yang harmonis dan saling menguntungkan antara manusia dan lingkungan. Ini melibatkan kesadaran akan tanggung jawab manusia terhadap alam, serta upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan demi kesejahteraan bersama dan generasi mendatang. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun perdamaian dengan alam yaitu :

1. Kesadaran dan Tanggung Jawab dengan cara memahami bahwa manusia dan alam memiliki hubungan yang saling bergantung,menerima bahwa tindakan manusia dapat berdampak besar pada lingkungan,menyadari bahwa menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama.

2. Perubahan Perilaku yaitu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, seperti: mengurangi penggunaan plastik dan sampah, menghemat penggunaan energi dan air, mengurangi emisi gas rumah kaca, berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan, mendukung praktik-praktik berkelanjutan, membeli produk ramah lingkungan,mendukung bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, berinvestasi dalam energi terbarukan, meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pendidikan dan sosialisasi.

3. Harmoni dengan Alam menikmati keindahan alam dan menjadikannya bagian dari kehidupan, menciptakan ruang hijau di sekitar tempat tinggal, melakukan aktivitas yang ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berkebun, menghargai keanekaragaman hayati dan ekosistem.

4. Kolaborasi dan Kerjasama yaitu bekerjasama dengan pihak lain untuk mencapai tujuan pelestarian lingkungan.

5. Perspektif Spiritual dan Kemanusiaan denagn cara memahami bahwa alam adalah ciptaan Tuhan yang perlu dijaga, membangun hubungan spiritual yang harmonis dengan alam, menyadari bahwa perdamaian dengan alam adalah bagian dari perdamaian dengan diri sendiri dan sesama, menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang terhadap alam”.

Terakhir Saim berharap dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip ini, manusia dapat membangun hubungan yang harmonis dengan alam, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan untuk masa kini dan masa depan.