Kemenag kuansing, 7 Agustus 2025 bertempat di aula kantor kementrian Agama Kabupaten Kuantan Singingi tepat jam 8.30 wib. Dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme dai dan daiyah di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Inuman, bersama para penyuluh agama dan tokoh agama setempat, mengikuti kegiatan Pembinaan Dai dan Daiyah dengan tema "Profesionalisme Dai di Era Transformasi Sosial".
Kegiatan ini dihadiri oleh utusan dari tiap kecamatan se-kabupaten Kuantan singingi peserta yang terdiri dari kepala kua penyuluh dai, daiyah.
Acara dibuka secara resmi oleh bapak kepala kantor kementrian Agama Kabupaten Kuantan H. Suhelmon Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas dai dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital dan perubahan sosial yang begitu cepat. Ia menekankan bahwa dai harus adaptif, memiliki wawasan luas, dan mampu menyampaikan pesan agama dengan pendekatan yang santun, inklusif, dan sesuai dengan konteks zaman.
“Dai hari ini tidak hanya dituntut memahami ilmu agama, tetapi juga harus peka terhadap perubahan sosial dan mampu memanfaatkan media digital untuk berdakwah. Profesionalisme itu mencakup etika, kecakapan, dan juga keberanian untuk terus belajar,” ujarnya.
Sementara itu, pemateri Dr. Fakhri yang juga selaku kabid urais kanwil kementrian Agama provinsi Riau, hadir dalam kegiatan tersebut menyoroti berbagai isu penting, seperti strategi dakwah di era digital, pendekatan dakwah humanis, serta pentingnya membangun sinergi antara dai, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan.
Pembinaan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan bertukar pengalaman antar dai dan penyuluh agama, yang selama ini telah aktif berdakwah di masyarakat, baik melalui masjid, majelis taklim, maupun media sosial.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kompetensi dai dan daiyah, demi mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing di tengah arus transformasi sosial ( Fir NN )