0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kec Bantan Hadiri Penutupan MTQ Desa Bantan Air

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Rabu malam, 3 September 2025 pukul 20.00 WIB, Kepala KUA Kec Bantan H Nasuha menghadiri Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) tingkat Desa Bantan Air yang resmi ditutup. Acara diawali dengan persembahan tari tradisional yang memukau, dilanjutkan dengan pengumuman pembaca terbaik.Ketua pa...

Bantan (Kemenag)– Rabu malam, 3 September 2025 pukul 20.00 WIB, Kepala KUA Kec Bantan H Nasuha menghadiri Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa Bantan Air yang resmi ditutup. Acara diawali dengan persembahan tari tradisional yang memukau, dilanjutkan dengan pengumuman pembaca terbaik.

Ketua panitia, Bambang, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ.

"Atas nama panitia, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, KUA Kecamatan Bantan, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang telah membantu. MTQ ini bukan hanya ajang lomba, tetapi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an serta mempererat ukhuwah islamiyah. Semoga lahir generasi muda Qur’ani yang membanggakan desa kita," ungkapnya.

Selanjutnya, PJ Kades Desa Bantan Air secara resmi menutup acara. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa MTQ merupakan salah satu upaya membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

"MTQ ini adalah wadah pembinaan umat. Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, dan bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena ini adalah bagian dari proses belajar. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, MTQ tingkat Desa Bantan Air tahun 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup," ucapnya.

Sementara doa penutup dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bantan, Drs. H. Nasuha. Dalam kesempatan itu beliau juga menyampaikan pesan moral penting.

"Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca dan dilombakan, tetapi untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga MTQ ini menjadi momentum kebersamaan dalam membangun desa yang religius, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat," tutur beliau.

Acara ditutup dengan pengumuman para pemenang dari seluruh cabang perlombaan dan dilanjutkan pembagian hadiah. KUA Bantan turut serta menyerahkan hadiah bersama panitia dan pemerintah desa.

Suasana penutupan berlangsung hangat, penuh kebersamaan, dan menjadi momentum penting dalam menumbuhkan semangat masyarakat Desa Bantan Air untuk semakin mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an.