Bantan (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan H. Nasuha turut mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemberdayaan Ekonomi Umat yang dilaksanakan di aula Kantor KUA Kecamatan Bantan Selasa, (21/10/2025). Kegiatan ini dimulai dari pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 40 peserta yang berasal dari unsur KUA dan masyarakat Kec. Bantan.
Acara sosialisasi menghadirkan narasumber Dr. H. Carles serta Edi Suyatno. S. M.Pd Wakil Ketua II Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis. Dalam pemaparannya, Dr. Carles menyampaikan bahwa pemberdayaan ekonomi umat merupakan langkah penting untuk membangun kemandirian masyarakat.
“Ekonomi umat harus tumbuh dari semangat kebersamaan dan kejujuran. Potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di tengah masyarakat harus dikelola secara amanah dan produktif agar benar-benar mampu mengangkat kesejahteraan umat,” ujar Dr. Carles.
Sementara Wakil Ketua II Baznas Kab. Bengkalis Edi Suyatno menjelaskan berbagai program nyata yang telah dijalankan, seperti bantuan modal usaha kecil, pelatihan kewirausahaan, dan penguatan kelembagaan zakat di tingkat desa. Tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk mendorong masyarakat agar mampu berdaya secara ekonomi sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sosial.
Kepala KUA Kecamatan Bantan H. Nasuha memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “KUA tidak hanya berperan dalam pelayanan nikah dan bimbingan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap muncul kesadaran kolektif untuk mengembangkan ekonomi umat berbasis nilai-nilai Islam,” ungkapnya.
Kegiatan
berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi
seputar strategi mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal dan dana
keagamaan.
Di
akhir kegiatan, panitia berharap sosialisasi ini menjadi langkah awal untuk
memperkuat kolaborasi antara KUA, Baznas, dan masyarakat Kecamatan Bantan dalam membangun ekonomi umat yang mandiri,
produktif, dan berdaya saing.