0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kec. Bathin Solapan Ikut Melepas Keberangkatan 220 JCH Rayon Mandau di masjid Arafah Duri

Ringkasan: BENGKALIS (Inmas) Sekitar dini hari tadi Kepala KUA Kec. Bathin Solapan H. Surianto ikut melepas keberangkatan 220 orang Jamaah Calon Haji Kabupaten Bengkalis Rayon Mandau menuju Embarkasi Haji Batam di Masjid Besar Arafah Duri, Jum at (24/05/2024). Keberangkatan JCH Rayon Mandau resmi dilepas oleh...

BENGKALIS (Inmas) – Sekitar dini hari tadi Kepala KUA Kec. Bathin Solapan H. Surianto ikut melepas keberangkatan 220 orang Jamaah Calon Haji Kabupaten Bengkalis Rayon Mandau menuju Embarkasi Haji Batam di Masjid Besar Arafah Duri, Jum’at (24/05/2024).

 

Keberangkatan JCH Rayon Mandau resmi dilepas oleh Bupati Bengkalis diwakili oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Ed Efendi dan diikuti oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bengkalis Toharudin, Kepala KUA Kecamatan Mandau Saim, Kepala KUA Kecamatan Pinggir Raja Hadi Peratama Jaya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi, pengurus beserta jamaah Mesjid Arafah, dan tamu undangan lainnya

 

Pelepasan dilakukan dini hari tepat pada pukul 03.00 Wib, mengingat JCH rayon Mandau ini akan segera diberangkatkan menuju Kota Dumai untuk kemudian menggunakan KMV Dumai Line berangkat menuju Embarkasi Haji Batam.

 

Suara tangis dan haru dari keluarga JCH yang mengantar keberangkatan orang tua maupun sanak keluarganya ikut mewarnai suasana subuh itu untuk menunaikan Ibadah Haji ke Baitullah.

 

Ed Efendi dalam sambutannya yang membacakan sambutan tertulis Bupati Bengkalis dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan selamat jalan dan selamat berangkat buat JCH Rayon Mandau.

 

“Selamat jalan dan selamat berangkat, semoga Allah mudahkan perjalanan pergi JCH semua dan dapat kembali ketanah air kelak dengan membawa prediket haji mabrur.” Ucap Ed Efendi.

 

Mantan Plt. Kadis DLH itu juga berpesan, kiranya bapak/ibu jama’ah calon haji untuk selalu menjaga kekompakan, memperkuat persaudaraan, dan saling menghormati sesama jama’ah. Hindari bepergian sendirian baik di tanah air maupun di tanah suci, agar bapak/ibu tidak nyasar atau terpisah dari rombongan.

 

Sahli Bupati itu juga menambahkan bahwa sebagai wujud kepedulian kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis khususnya Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati Bengkalis, dalam memuliakan bapak/ibu sebagai tamu-tamu Allah yang akan melaksanakan ibadah haji ke baitullah, kami telah menyediakan anggaran untuk  memenuhi segala kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan bapak/ibu jamaah calon haji, mulai dari pembekalan, termasuk transportasi, akomodasi, konsumsi dan pengawalan yang aman dan nyaman selama perjalanan bapak/ibu menuju embarkasi haji Kota Batam.

 

“Bapak/Ibu JCH tak perlu risau dan tetap focus saja dengan keberangkatan hari ini, karena semuanya telah difasilitasi oleh Pemerintah Daerah. Bapak/Ibu JCH hanya perlu mengikuti arahan dari petugas, agar perjalanan Bapak/Ibu JCH menjadi lebih nyaman.” Ucap Ed Efendi

 

Di akhir arahannya, Ed Efendi mengharapkan kepada JCH sesampainya di Baitullah mohon kiranya daerah kita Kabupaten Bengkalis di do’akan agar menjadi negeri yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur, negeri yang bermarwah, maju dan sejahtera, dijauhkan dari segala macam musibah, wabah, bencana dan juga marabahaya.

 

“Do’akan juga kami beserta seluruh keluarga dan sanak saudara yang tinggal dikampung halaman, kiranya diberikan kemudahan rezeki dan kesehatan, agar kelak bisa menyusul bapak/ibu untuk melaksanakan ibadah haji.” Pungkasnya

 

Selaku Kepala KUA Kec. Bathin Solapan H. Surianto dengan singkat kepada humas Kemenag Kab Bengkalis menyampaikan “Semoga Jemaah Calon Haji selamat pergi dipermudahkan Allah dalam menjalankan ibadah kemudian selamat pulang ke tanah air dan menjadi haji yang mabrur”.

 

Keberangkatan JCH Rayon Mandau menuju pelabuhan Pelindo Dumai menggunakan 6 buah Bus Fajar Riau Wisata yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

 

JCH termuda yang berasal dari Rayon Mandau bernama Ranjief Senna Fansyuri Bin Musbar Marpaung berumur 18 tahun, sedangkan yang tertua bernama Muhammad Yatim Bin Mujib Codik  berumur 82 tahun.