0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kec. Bathin Solapan Ikuti dan Pimpin Doa pada Pembukaan Bimtek UPZ Masjid dan Musholla 2024 di Kota Duri

Ringkasan: Bathin Solapan (Inmas) - Kepala KUA Kec. Bathin Solapan H. Surianto mengikuti dan dipercayai memimpin doa pada pembukaan kegiatan Bimtek bagi Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Mushalla oleh Baznas Kab. Bengkalis khususnya yang berada di Rayon IV Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan berte...

Bathin Solapan (Inmas) - Kepala KUA Kec. Bathin Solapan H. Surianto mengikuti dan dipercayai memimpin doa pada pembukaan kegiatan Bimtek bagi Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid dan Mushalla oleh Baznas Kab. Bengkalis khususnya yang berada di Rayon IV Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan bertempat di Hotel Harpiyah Duri, Kamis (29/2/2024) pagi.

 

Bimtek secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkalis diwakili oleh asisten 1 Andris warsono didampingi oleh Wakil Ketua I Baznas Risman Hambali dan dihadiri pula oleh beberapa pejabat daerah lain seperti Kepala Dinas Perikanan Kholijah, Sekretaris Camat Mandau Rudi Hartono, Kapolsek Mandau yg diwakili oleh Kanit Binmas, AKP. Indra Varenal,SH, Danramil Mandau, Kapten Jemi Rianto, Wakil Ketua I Baznas Risman Hambali, Direktur RSUD Kecamatan Mandau drg Sylvia Febriani serta para peserta Bimtek UPZ dan undangan lainnya.

 

Andris Wasono dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Baznas dan menyampaikan “Bimtek yg dilaksanakan dapat meningkatkan serta menambah wawasan, pengetahuan, kapasitas dan kapabilitas Pengurus UPZ Masjid dan Mushalla, serta dapat memaksimalkan pengumpulan zakat. Karena jika zakat dapat terkumpul dengan maksimal, ianya pasti berkorelasi dengan meningkatnya manfaaat zakat dalam pembangunan ummat di Negeri Junjungan ini.

 

Alhamdulillah lanjutnya, kami melihat pengumpulan dan pengelolaan zakat oleh Baznas Kabupaten Bengkalis, terus mengalami perkembangan yang cukup baik dan signifikan dari tahun ketahun.

 

"Kami berharap kedepannya, kinerja Baznas ini akan terus membaik dan berprestasi, melalui berbagai terobosan dan inovasi, agar potensi pengumpulan zakat, infaq dan sedekah dinegeri junjungan ini bisa kita optimalkan," harap Andris.

 

Kemudian Andris juga mengatakan dengan besarnya potensi zakat yang kita miliki saat ini, tentunya tidak akan tercover sendiri oleh komisioner baznas yang personilnya cukup terbatas. Akan tetapi, segala potensi tersebut, tentunya dapat kita optimalkan, jika adanya sinergi serta dukungan penuh dari para amil yang berada di unit pengumpul zakat baik di kecamatan, desa, kelurahan, masjid dan mushalla, serta tempat-tempat lainnya, sesuai peran dan fungsinya.

 

"Keberadaan Bapak/Ibu sebagai Pengurus UPZ Masjid dan Mushalla perlu kita tingkatkan kompetensinya melalui bimbingan tekhnis ini, agar kedepannya Pengurus UPZ Masjid dan Mushalla memiliki kemampuan lebih terkait pengumpulan zakat, infaq dan sedekah, dengan mengerahkan segala tenaga dan pikirannya serta dapat melakukan operasionalisasi zakat, infaq dan sedekah menjadi lebih baik," ucap Andris.