0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kec. Bathin Solapan Ikuti Pelatihan Ilmu Mawaris

Ringkasan: Batin Solapan (Kemenag) - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batin Solapan H. Surianto turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Fiqih Mawaris yang diselenggarakan oleh Yayasan Muballigh Bina Umat (YMBU) Duri pada hari Minggu, (16/11/2025) di sekretariat YMBU Duri.Pelatihan yan...

Batin Solapan (Kemenag) - Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batin Solapan H. Surianto turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Pelatihan Fiqih Mawaris yang diselenggarakan oleh Yayasan Muballigh Bina Umat (YMBU) Duri pada hari Minggu, (16/11/2025) di sekretariat YMBU Duri.

Pelatihan yang diikuti oleh Muballigh,para tokoh agama, penyuluh, serta pengurus masjid dari Kecamatan Bathin Solapan dan Kecamatan Mandau bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat tentang ilmu waris sesuai syariat Islam. Fiqih Mawaris merupakan salah satu cabang ilmu penting dalam Islam yang mengatur pembagian harta peninggalan secara adil dan proporsional. Narasumber disampaikan oleh DR.H.Muhammad Ihsan, MA dosen UIN Syarif Kasim Pekanbaru.

H. Surianto menyampaikan apresiasi terhadap YMBU Duri yang telah memprakarsai kegiatan edukatif ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas para tokoh agama sangat diperlukan, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pembagian warisan sesuai aturan fiqih.

"Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat. Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga membantu memberikan solusi bagi masyarakat dalam persoalan waris yang sering menimbulkan sengketa," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan YMBU Duri berharap pelatihan ini dapat menjadi agenda rutin guna membekali para peserta dengan ilmu yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif, ditandai dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait kasus-kasus waris yang sering muncul di lapangan. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru serta panduan praktis dalam mengatasi persoalan fiqih mawaris.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan para peserta, khususnya aparatur KUA, dapat lebih optimal dalam memberikan pembinaan dan layanan keagamaan kepada masyarakat.