Mandau (Kemenag) โ Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Saim, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XX Tahun 2025, yang diselenggarakan di Aula KUA Mandau, pada Kamis, (30/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin yang akan segera melangsungkan akad nikah. Mereka mendapatkan pembekalan langsung dari narasumber internal KUA Mandau, yang terdiri dari penyuluh agama Islam dan penghulu, dengan materi seputar membangun keluarga sakinah, komunikasi dalam rumah tangga, manajemen konflik, kesehatan reproduksi, dan peran suami istri dalam rumah tangga Islami.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Mandau, Saim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kesediaannya mengikuti kegiatan Bimwin dengan penuh semangat dan kesungguhan. Ia menegaskan bahwa bimbingan perkawinan bukan sekadar formalitas menjelang akad nikah, tetapi sebuah ikhtiar penting dalam membangun pondasi keluarga yang kokoh dan harmonis.
โAwalilah akad nikah dengan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah SWT, bukan karena siapa-siapa dan bukan karena apa-apa. Niat yang lurus akan membawa keberkahan dalam kehidupan rumah tangga dan menjadi dasar kuat dalam menghadapi setiap ujian,โ pesan Saim di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan bahwa keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang menjadi penentu kualitas generasi. Oleh karena itu, calon pengantin harus memahami bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, tetapi juga tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang harus dijalani dengan penuh kesadaran dan komitmen.
Kegiatan Bimwin ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh narasumber berpengalaman. Di akhir kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk berdialog dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kehidupan rumah tangga, sehingga suasana bimbingan menjadi interaktif dan bermanfaat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan berumah tangga, serta menjadi pasangan yang tangguh dalam menghadapi dinamika kehidupan dan mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.