0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kecamatan Bantan Gelar Bincang Santai dengan Sekdes Berancah Bahas Perkembangan Kampung Moderasi Beragama

Ringkasan: Bantan (Kemenag) Pada hari Senin (22/9/2025) pukul 08.00 WIB, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan H. Nasuha mengadakan bincang santai bersama Sekretaris Desa Berancah. Pertemuan ini bertujuan membahas perkembangan Kampung Moderasi Beragama (KMB) yang telah ditetapkan di Desa Berancah s...

Bantan (Kemenag) – Pada hari Senin (22/9/2025) pukul 08.00 WIB, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan H. Nasuha mengadakan bincang santai bersama Sekretaris Desa Berancah. Pertemuan ini bertujuan membahas perkembangan Kampung Moderasi Beragama (KMB) yang telah ditetapkan di Desa Berancah sejak beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, pihak KUA Bantan menggali informasi langsung terkait kondisi sosial masyarakat dan implementasi nilai-nilai moderasi beragama di Desa Berancah. Sekdes menyampaikan bahwa secara umum, program KMB berjalan dengan baik. Hubungan antarwarga muslim dan nonmuslim terjalin harmonis, interaksi sosial semakin meningkat, serta kerukunan warga terlihat semakin erat. Bahkan, dalam bidang muamalah masyarakat menunjukkan kemajuan positif.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Berancah sebagai Kampung Moderasi Beragama. Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menumbuhkan kesadaran pentingnya menjaga kerukunan serta toleransi,” ujar Sekdes Berancah.

Kepala KUA Kecamatan Bantan H. Nasuha mengapresiasi kemajuan yang dicapai Desa Berancah. Dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program KMB.H. Nasuha juga berharap model kampung moderasi beragama ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Bantan.

Kegiatan bincang santai ini ditutup dengan komitmen bersama antara KUA Kecamatan Bantan dan Pemerintah Desa Berancah untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi. Harapannya, nilai-nilai moderasi beragama yang telah tumbuh di masyarakat dapat semakin melekat dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Desa Berancah benar-benar menjadi teladan toleransi dan kerukunan.