0 menit baca 0 %

Kepala KUA Kuindra Dampingi Bupati Inhil dalam Haul Jama’ Syekh Abdurrahman Siddiq dan Guru Sekumpul

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri, H. Ruhiat, menghadiri peringatan Haul Jama Syekh Abdurrahman Siddiq, Muhammad As ad Siddiq, serta Haul Abah Guru Sekumpul (KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani) yang digelar di Masjid At-Taubah, Kecamatan Kuindra, Kamis (...

Tembilahan (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri, H. Ruhiat, menghadiri peringatan Haul Jama’ Syekh Abdurrahman Siddiq, Muhammad As’ad Siddiq, serta Haul Abah Guru Sekumpul (KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani) yang digelar di Masjid At-Taubah, Kecamatan Kuindra, Kamis (18/12/2025) malam.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman. Kehadiran H. Ruhiat selaku tokoh otoritas keagamaan di tingkat kecamatan menunjukkan sinergi yang kuat antara umara (pemerintah) dan ulama dalam membina mental spiritual masyarakat Kuindra.

Dalam sambutannya, Bupati H. Herman menyampaikan bahwa peringatan haul merupakan momentum untuk memperkuat keimanan melalui teladan para ulama. Ia berharap tausiah yang disampaikan menjadi motivasi bagi jamaah untuk memperbaiki diri.

Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Kuindra, H. Ruhiat, saat ditemui di sela-sela acara menyatakan bahwa kegiatan haul ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana edukasi bagi umat untuk meneladani akhlak mulia para tokoh yang diperingati.

"Kehadiran kami bersama Bapak Bupati di sini adalah wujud dukungan terhadap penguatan syiar Islam. Sosok Syekh Abdurrahman Siddiq dan Guru Sekumpul adalah lentera bagi umat. Kami di KUA sangat mengapresiasi semangat masyarakat Kuindra yang begitu antusias menjaga tradisi keagamaan ini," ujar H. Ruhiat.

Ia juga menambahkan bahwa pesan tausiah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Zaini (Pimpinan Majelis Ta’lim Anwanur Bahiyyah Samarinda) mengenai pentingnya bergaul dengan orang berakhlak sangat relevan dengan tugas KUA dalam membimbing kerukunan keluarga dan masyarakat.

"Sebagaimana pesan penceramah tadi, bekal utama kehidupan adalah akhlak dan ilmu. Inilah yang terus kami sosialisasikan kepada masyarakat melalui penyuluh agama di KUA Kuindra," tambahnya.

Kegiatan haul ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan, Camat Kuindra, serta unsur Forkopimcam lainnya. Kehadiran para pejabat daerah ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang religius dan harmonis di wilayah pesisir Inhil.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan daerah dan bangsa, yang diamini oleh ratusan jamaah yang memadati Masjid At-Taubah sejak waktu Maghrib.  (Ria)