Mandau (Kemenag) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Saim, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri Angkatan XIV Tahun 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Air Jamban pada Kamis (18/9/2025). Sebanyak 15 pasang calon pengantin (catin) hadir dan mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusiasme.
Acara dibuka dengan penuh khidmat, diawali doa yang dipimpin oleh Muhammad Soleh, serta dipandu dengan baik oleh Wira selaku pembawa acara. Kehadiran peserta terlihat penuh semangat, menyadari pentingnya pembekalan ilmu sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Dalam sambutannya, Kepala KUA Mandau menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Perkawinan ini merupakan program unggulan Kementerian Agama yang dirancang untuk mengurangi dan menekan angka perceraian pada pasangan suami-istri. Menurutnya, angka perceraian yang cukup tinggi di berbagai daerah menjadi perhatian serius, sehingga calon pengantin perlu diberikan bekal pengetahuan dan keterampilan untuk mengelola rumah tangga sejak dini.
“Bimbingan perkawinan ini adalah salah satu upaya Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin agar siap menghadapi kehidupan berumah tangga. Setiap peserta harus mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, karena ilmu yang diperoleh akan menjadi pegangan dalam perjalanan pernikahan nantinya,” tegas Saim.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan para peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar dalam memahami arti penting pernikahan. Ia berharap, seluruh calon pengantin dapat membawa pulang nilai-nilai yang diperoleh dari bimbingan ini, sehingga kelak mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
“Mudah-mudahan dengan program ini, seluruh calon pengantin bisa mendapatkan bekal yang mantap menuju jenjang pernikahan, dan semoga keluarga yang akan dibina menjadi keluarga yang harmonis dan penuh berkah,” tambahnya.
Program Bimbingan Perkawinan Mandiri tidak hanya menekankan pada aspek administrasi pernikahan, tetapi juga mencakup materi penting seperti kesiapan mental, komunikasi efektif dalam rumah tangga, pengelolaan ekonomi keluarga, serta penguatan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Dengan materi yang komprehensif, peserta diharapkan mampu memahami tantangan rumah tangga serta cara menyelesaikan masalah dengan bijaksana.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta. Mereka menilai bahwa bimbingan perkawinan sangat bermanfaat sebagai persiapan menghadapi kehidupan baru setelah menikah. Selain itu, suasana kegiatan yang interaktif juga menambah semangat para calon pengantin dalam mengikuti setiap sesi yang disajikan.
Dengan adanya kegiatan ini, KUA Mandau berkomitmen untuk terus mendukung pasangan calon pengantin agar siap lahir dan batin dalam membina keluarga. Melalui pembekalan yang matang, diharapkan angka perceraian dapat ditekan, serta lahirlah keluarga-keluarga baru yang kokoh, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai agama.